SMARTPEKANBARU.COM – Ancaman menurunnya anggaran pada tahun 2026 sudah didepan mata apalagi dengan pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD), namun Ketua DPRD Riau Kaderismanto yakin situasi ini bisa dilewati dengan baik oleh Plt Gubernur Riau SF Hariyanto.
Hal ini ditegaskan Kaderismanto setelah pernyataan Plt Gubernur Riau yang optimis bisa mencari solusi ditengah ancaman defisit anggaran di APBD 2026.
“Saya sepakat dan kita mendukung betul upaya Pak Plt Gubernur. Kita dukung penuh upaya beliau karena memang harapan kita bagaimana APBD ini bisa bertambah,”ujar Kaderismanto Selasa (6/1/2026).
Dengan demikian Pendapatan Asli Daerah (PAD) ini bisa meningkat, harapan yang semua diharapkan masyarakat Riau ditengah situasi defisit ini.
“Nah saya yakin Pak Gubernur, karena pengalaman beliau begitu panjang, bagaimana di badan pendapatan daerah ini, saya yakin dia punya kemampuan untuk bagaimana mendorong sektor pendapatan ini,”ujar Kaderismanto.
Langkah yang dilakukan tentunya lanjut Kaderismanto mengevaluasi apa yang belum selama ini disentuh, dan harus dimulai disentuh, potensi pendapatan tersebut
Apa yang selama ini belum maksimal digarap potensi pendapatannya harus dimaksimalkan, kemudian di mana terjadi kebocoran-kebocoran harus dicari jalannya.
“Karena kemarin Pak Gubernur menyinggung soal ada mungkin beberapa sisi yang terjadi kebocoran-kebocoran pendapatan, yang mungkin belum signifikan diberdayakan, sehingga kebocoran itu nanti menjadi tidak bocor lagi,”jelas Kaderismanto.
Dengan demikian, bisa masuk ke kasus daerah, sehingga lanjut Kaderismanto memang targetnya APBD Riau bisa maksimal ditahun 2026.
“Minimal, ya kalau misalkan masih bisa nambah ke depan targetnya Rp1 triliun, itu kan luar biasa untuk mempercepat pembangunan kan,”jelas Kaderismanto.
sumber ; tribunpekanbaru.com
