SMARTPEKANBARU.COM – Harga karet di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, masih berada di level Rp 15 ribu lebih per kilogram dan berlaku hingga 24 Februari 2026. Kenaikan ini juga diikuti oleh harga kelapa sawit yang sama-sama menunjukkan tren positif pada periode berjalan.
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kuansing, Andriyama Putra, Rabu (11/2/2026) mengatakan, harga karet di tingkat lelang tercatat menyentuh Rp 15.175 per kilogram.
“Harga lelang pada pekan lalu di angka Rp 14.975 per kilogramnya,” ujarnya.
Harga tersebut menembus angka Rp 15 ribu per kg dan menjadi kabar menggembirakan bagi para petani setelah sebelumnya mengalami fluktuasi harga. Meski demikian, produksi karet di Kuansing saat ini tercatat masih berada di kisaran 11 ton per hari.
“Tak hanya karet, komoditas kelapa sawit juga mengalami kenaikan,” ujarnya.
Untuk TBS sawit usia 3 tahun, harga ditetapkan Rp 2.821,43 per kilogram, naik dari periode sebelumnya Rp 2.741,39. Sementara itu, TBS usia 4 tahun menjadi Rp 3.145,92 dari sebelumnya Rp 3.059,46.
TBS usia 5 tahun kini berada di angka Rp 3.375,42, meningkat dari Rp 3.285,52 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada TBS sawit usia 6 tahun hingga usia produktif 10 sampai 20 tahun.
Katanya, harga tersebut berlaku untuk periode 11 hingga 24 Februari 2026.
“Kenaikan harga karet dan sawit ini diharapkan mampu mendongkrak pendapatan petani serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya di sektor perkebunan yang menjadi tulang punggung ekonomi Kuansing,” ujar Andriyama.
Sumber: Tribun Pekanbaru
