SMARTPEKANBARU.COM – Pemerintah Kabupaten Siak resmi membuka layanan pengaduan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Layanan ini disediakan khusus untuk menampung keluhan maupun laporan masyarakat terkait menu MBG yang diterima para penerima manfaat di wilayah Kabupaten Siak.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Siak, Rozi Chandra, menyatakan bahwa layanan tersebut dibuka atas arahan Bupati Siak, Afni Zulkifli. Langkah ini diambil menyusul adanya sejumlah masukan dari masyarakat mengenai kualitas dan kelayakan menu yang dibagikan di lapangan.
“Ibu Bupati banyak menerima masukan dari masyarakat terkait penyaluran MBG ini. Karena itu kita membuka layanan pengaduan masyarakat. Kami juga sudah menyiapkan dashboard serta nomor WhatsApp yang bisa dihubungi,” kata Rozi, Senin (16/3/2026).
Rozi menjelaskan, bagi masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan terkait program MBG dapat melapor melalui situs resmi di simdumas.siakkab.go.id/laporan atau melalui nomor WhatsApp di 0811-7672-224. Selain itu, tersedia juga layanan panggilan darurat bebas pulsa melalui call center 112 untuk pengaduan yang bersifat mendesak.
Setiap laporan yang masuk akan diverifikasi terlebih dahulu oleh tim terkait untuk memastikan kebenarannya sebelum ditindaklanjuti. Rozi mengimbau agar penerima manfaat tidak ragu melapor jika menemukan kendala agar program tetap berjalan aman, sehat, dan transparan.
“Penerima manfaat MBG silakan melapor jika ditemukan persoalan di lapangan. Setiap pengaduan yang disampaikan akan diverifikasi agar tidak menjadi tuduhan atau laporan palsu, kemudian akan ditindaklanjuti oleh tim terkait,” ujarnya.
Untuk memperketat pengawasan, setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diwajibkan mengunggah menu yang akan didistribusikan ke media sosial. Unggahan tersebut harus mencakup foto makanan, informasi kandungan gizi, hingga rincian harga menu yang disajikan.
“Jika merujuk pada instruksi Badan Gizi Nasional (BGN), setiap SPPG juga diwajibkan memiliki media sosial. Setiap menu yang akan didistribusikan harus terlebih dahulu diunggah ke media sosial,” pungkas Rozi.
Sumber: Media Center Riau
