SMARTPEKANBARU.COM – Pemerintah Provinsi Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah kembali menggelar operasi pasar murah di sejumlah daerah pada pekan ini.
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga ketersediaan bahan pokok sekaligus menstabilkan harga di tengah masyarakat.
Kepala Dinas Perindagkop UKM Riau melalui Kabid Perdagangan Dalam Negeri, Tetty Nurdianti, mengatakan operasi pasar murah kali ini akan digelar di lima lokasi yang tersebar di tiga kabupaten/kota.
“Sama seperti pekan sebelumnya, digelar selama 5 hari dalam sepekan. Namun, jika sebelumnya satu pekan hanya 1 kabupaten dan selebihnya di Kota Pekanbaru, pekan ini akan digelar pada 3 kabupaten,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan dimulai pada Senin (13/4/2026) di Halaman Kantor Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak.
Selanjutnya, pada Selasa (14/4/2026) pasar murah digelar di Halaman Kantor Lurah Pebatuan, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru.
Kemudian pada Rabu (15/4/2026), kegiatan dilanjutkan di Halaman Kantor Desa Tarai Bangun, Kecamatan Kampar.
“Pada hari Rabu, 15 April akan digelar di Halaman Kantor Desa Tarai Bangun, Kecamatan Kampar, pada Kamis, 16 April di Halaman Ramayana Kabupaten Pelalawan,” ungkapnya.
Sementara itu, pada Jumat (17/4/2026), operasi pasar murah kembali digelar di Kota Pekanbaru, tepatnya di Halaman Kantor Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya.
Tetty menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi, serta menjaga kestabilan harga di masyarakat.
“Dengan adanya operasi pasar murah ini, kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tertib saat berbelanja serta membawa kantong sendiri guna mengurangi penggunaan plastik.
“Pasar murah akan digelar pada pukul 08.30 wib. Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, untuk mengurangi penggunaan kantong plastik,” pungkasnya.
Dalam kegiatan ini, sejumlah bahan pokok dijual dengan harga terjangkau, di antaranya beras SPHP Rp60.000 per 5 kilogram, beras anak daro dan sokan Rp165.000 per 10 kilogram, serta Rp83.000 untuk kemasan 5 kilogram.
Selain itu, minyakita dijual Rp15.500 per bungkus, garam kristal Rp2.000 per 200 gram, garam nusantara Rp2.000 per 250 gram, serta tepung segitiga biru Rp13.000 per bungkus. Sementara harga cabai, bawang, dan kentang menyesuaikan harga pasar.
Sumber: Media Center Riau
