SMARTPEKANBARU.COM – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax (RON 92) mulai berlaku pada Rabu (10/6/2026) dan membuat sejumlah warga Pekanbaru terkejut.
Harga Pertamax di sejumlah SPBU kini mencapai Rp17.000 per liter setelah penyesuaian yang dilakukan pada tengah malam.
Banyak pengendara baru mengetahui adanya perubahan harga saat mengisi bahan bakar pada pagi hari.
Kenaikan yang cukup signifikan tersebut membuat sebagian masyarakat harus menyesuaikan kembali pengeluaran harian mereka.
Seorang warga Pekanbaru, Unik (34), mengaku terkejut ketika mengetahui harga Pertamax telah naik menjadi Rp17.000 per liter.
Menurutnya, sebelumnya harga bahan bakar tersebut masih berada di kisaran Rp12.000 hingga Rp13.000 per liter.
“Pagi ini saya isi bensin dan ternyata harganya sudah Rp17.000 per liter.
Cukup mengejutkan karena kenaikannya cukup besar. Biasanya biaya untuk mengisi penuh tangki tidak sebesar sekarang,” ujarnya.
Hal serupa juga dirasakan Yuni, pengguna sepeda motor yang rutin memakai Pertamax. Ia mengatakan kenaikan harga membuatnya harus mengatur ulang anggaran harian, terutama untuk kebutuhan transportasi.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM non-subsidi dilakukan sesuai regulasi yang berlaku dan telah melalui proses evaluasi berdasarkan formula harga yang ditetapkan pemerintah.
Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan menjaga keseimbangan antara keberlanjutan bisnis, kualitas layanan, serta kepastian pasokan energi bagi masyarakat. Pertamina juga memastikan ketersediaan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman di seluruh jaringan SPBU.
Masyarakat dapat memperoleh informasi terbaru mengenai harga BBM melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina.
Daftar Harga BBM Pertamina di Riau per 10 Juni 2026
BBM BersubsidiPertalite: Rp10.000 per liter
Biosolar: Rp6.800 per literPertamax SeriesPertamax (RON 92): Rp17.000 per liter
Pertamax Turbo (RON 98): Rp21.650 per liter
Dex SeriesDexlite (CN 51): Rp24.000 per liter
Pertamina Dex (CN 53): Rp25.900 per liter
Kenaikan harga Pertamax ini menjadi perhatian masyarakat karena berpotensi menambah beban pengeluaran, khususnya bagi pengguna kendaraan yang rutin menggunakan BBM non-subsidi.
Sumber: Tribun Pekanbaru
