SMARTPEKANBARU.COM – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Backstagers Indonesia Event Management Association Provinsi Riau melakukan audiensi dengan Dinas Pariwisata Provinsi Riau sebagai langkah memperkuat sinergi antara pelaku industri event dengan pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata di Provinsi Riau.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua DPD Backstagers Riau Ardy Satya M, Ketua Harian Ekasari Kurnia, dan Sekretaris Muhammad Rifqy Fahlevi. Dalam suasana yang konstruktif dan penuh semangat kolaborasi, kedua belah pihak membahas berbagai isu strategis terkait pengembangan industri penyelenggaraan acara (event) di Provinsi Riau.
Pada kesempatan tersebut, DPD Riau Backstagers Indonesia Event Management Association mensosialisasikan perkembangan industri event di Riau, khususnya di Kota Pekanbaru yang saat ini telah memiliki lebih dari 60 perusahaan Event Management (EM) yang aktif dan profesional. Keberadaan perusahaan-perusahaan tersebut menjadi potensi besar bagi pemerintah daerah untuk mendapatkan mitra kerja yang kompeten dan memiliki spesialisasi sesuai bidang keahlian masing-masing dalam mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan pemerintah maupun swasta.
Selain itu, Backstagers Riau juga mendorong kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Riau dalam penyelenggaraan program pelatihan dan peningkatan kapasitas tenaga kerja di bidang event management. Program tersebut diharapkan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang bersertifikasi, profesional, dan memiliki kompetensi yang sesuai standar industri sehingga mampu mengelola event berskala nasional maupun internasional secara mandiri.
Ketua DPD Backstagers Riau, Ardy Satya M, menyampaikan bahwa posisi geografis Riau yang sangat strategis dan berdekatan dengan negara-negara serumpun di kawasan Asia Tenggara menjadi peluang besar untuk menjadikan Riau sebagai salah satu pusat penyelenggaraan event internasional.
“Kami melihat potensi besar yang dimiliki Riau, baik dari sisi sumber daya manusia maupun letak geografisnya. Dengan dukungan pemerintah dan peningkatan kompetensi tenaga kerja, Riau memiliki peluang untuk menjadi tuan rumah berbagai event nasional dan internasional yang dikelola oleh putra-putri daerah sendiri,” ujarnya.
Dalam audiensi tersebut juga dibahas pentingnya kerja sama berkelanjutan antara pemerintah daerah dan pelaku industri event dalam menyelaraskan berbagai regulasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan acara. Harmonisasi regulasi dinilai penting untuk menciptakan iklim usaha yang sehat, profesional, serta mendukung pertumbuhan industri event yang berkelanjutan.
Sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pengembangan industri event nasional, DPD Backstagers Riau turut menyerahkan dua dokumen strategis kepada Dinas Pariwisata Provinsi Riau, yaitu Manifesto Event Indonesia dan White Paper Industri Event Indonesia.
Manifesto Event Indonesia merupakan dokumen peta jalan (roadmap) strategis yang berfungsi sebagai panduan dan arah pengembangan industri penyelenggaraan acara di Indonesia. Sementara White Paper Industri Event Indonesia merupakan dokumen strategis dan informatif yang disusun oleh Aliansi Industri Event Indonesia sebagai dasar advokasi kebijakan untuk memperkuat fondasi industri event nasional.
Melalui audiensi ini, DPD Backstagers Riau berharap terjalin kerja sama yang lebih erat dengan Pemerintah Provinsi Riau dalam membangun ekosistem industri event yang profesional, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif, pariwisata, dan penciptaan lapangan kerja di Provinsi Riau.
