SMARTPEKANBARU.COM – Pengembangan ekonomi syariah berbasis daerah dinilai menjadi langkah pada penguatan industri halal. Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mendorong Pemerintah Provinsi Riau memperkuat kelembagaan untuk mendukung pengembangan ekosistemnya.
Sekretaris Utama BPJPH, Muhammad Aqil Irham, mengatakan penguatan ekonomi syariah khususnya industri halal dapat mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan Riau. Potensi tersebut juga dapat dikembangkan seiring keberadaan sejumlah kawasan industri di wilayah Riau.
“Untuk mencapai visi misi Riau memang harus diperkuat dengan ekonomi syariah khususnya industri halal. Di sini juga ada beberapa kawasan industri yang mungkin nanti ke depannya diperkuat dengan kawasan industri halal,” kata Sestama BPJPH Aqil di Kantor Gubernur Riau, Rabu (16/09/2026).
Dijelaskan, pengembangan kawasan industri halal membutuhkan dukungan dari berbagai aspek. Selain infrastruktur, penguatan kelembagaan dan sumber daya manusia juga menjadi bagian penting untuk membangun ekosistem halal yang berkelanjutan.
“Maka perlu ada penguatan-penguatan dari aspek infrastruktur, kelembagaan, sumber daya manusia. Oleh karena itu, kami ingin dapat dukungan dari Pemprov Riau untuk mendirikan UPT di sini,” jelasmya.
Diungkapkan, keberadaan UPT BPJPH di Riau diharapkan menjadi bagian dari penguatan layanan halal sekaligus mendukung perkembangan industri halal di daerah. Dalam jangka panjang, BPJPH juga membuka peluang pengembangan pusat layanan halal yang dilengkapi fasilitas laboratorium berstandar internasional.
“Kalau kita nanti mendapatkan hibah lahan, aset, tanah untuk kantor, InsyaAllah di tahun 2027 ada pengembangan pusat layanan halal dengan membangun laboratorium yang berstandar internasional,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekda Riau Syahrial Abdi, menyambut baik kehadiran BPJPH di Bumi Lancang Kuning. Menurutnya, keberadaan lembaga tersebut sejalan dengan karakter masyarakat Riau yang memiliki latar budaya Melayu dan kehidupan masyarakat yang dekat dengan nilai-nilai Islami.
“Kehadiran BPJPH di Provinsi Riau itu sebenarnya harus kita sambut baik. Karena memang itu adalah alternatif pilihan bagi masyarakat kita yang notabene tadi berbudaya Melayu Muslim dan ramah terhadap ekosistem di masyarakat kita,” tutur Sekda Syahrial Abdi.
Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Riau berkomitmen memberikan dukungan terhadap pengembangan layanan dan ekosistem halal di daerah. Dukungan tersebut diharapkan dapat berjalan seiring dengan berbagai program yang berorientasi pada kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Riau.
“Mudah-mudahan ini nanti akan kita perkuat dan Pak Gubernur juga komit untuk mendukung BPJPH yang hadir di Riau. Jadi apapun itu yang hari ini berkaitan dapat memajukan Riau tentu diterima dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan ekosistem halal di Riau juga dapat diperkuat melalui kerja sama pada bidang riset dan pendidikan. Pemprov Riau siap membuka koordinasi dengan sejumlah lembaga dan perguruan tinggi untuk membangun pusat riset halal yang dapat mendukung kebutuhan industri halal.
“Nanti kalau Riau menjadi sentralnya, pusat-pusat riset halal sudah kita kondisikan dengan BRIN. Kemudian koordinasi dilakukan dengan Kementerian Agama melalui kampus UIN dan Kemdiktisaintek juga melalui beberapa kampus yang bisa menjadi ekosistem pusat riset halal,” pungkasnya.
Sumber: mediacenter.riau.go.id
