SMARTPEKANBARU.COM – Perawatan tangan dan kaki sama pentingnya dengan perawatan wajah dan tubuh secara keseluruhan. Menurut CEO OPI Indonesia Herlina Perdana, area tangan dan kaki tersebut justru bisa lebih cepat menunjukkan tanda-tanda penuaan jika tidak dirawat dengan baik.
“Banyak orang yang merawat tangan itu fokusnya hanya ke kuku, padahal kulit tangan itu juga tidak kalah penting untuk dirawat,” kata Herlina saat ditemui Kompas.com di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (22/10/2025).
Tanda penuaan lebih cepat terlihat di area tangan
Herlina menjelaskan, seiring bertambahnya usia, kulit tangan cenderung lebih cepat menunjukkan tanda penuaan dibandingkan area tubuh lainnya. Kerutan dan keriput di tangan kerap tampak jelas karena kulitnya lebih tipis dan sering terpapar aktivitas harian.
“Seiring bertambahnya usia, keriput dan kerutan di kulit tangan jauh lebih terlihat. Kalau wajah sekarang bisa di-botox atau face lifting, sedangkan tangan itu treatment khususnya belum terlalu banyak,” ujarnya.
Menurut Herlina, elastisitas dan kelembapan kulit tangan dan kaki akan terus berkurang seiring waktu. Faktor usia, paparan sinar matahari, serta kebiasaan mencuci tangan berulang kali dapat mempercepat proses penuaan kulit.
“Elastisitas dan kelembapan kulit itu akan terus berkurang ketika bertambah tua, itulah mengapa kulit tangan dan kaki juga perlu dirawat karena area tersebut itu mudah kering,” tambahnya.
Area paling sering digunakan, tapi paling sering terlupakan
Selain faktor usia, aktivitas sehari-hari juga menjadi penyebab utama mengapa kulit tangan membutuhkan perhatian lebih. Herlina menekankan bahwa tangan adalah bagian tubuh yang paling aktif dan sering terekspos.
“Apalagi tangan itu juga paling sering digunakan saat beraktivitas maka jangan diabaikan,” katanya.
Kondisi tersebut membuat kulit tangan rentan mengalami kekeringan, iritasi, dan pecah-pecah. Oleh karena itu, Herlina mengimbau agar masyarakat mulai menjadikan perawatan tangan dan kaki sebagai bagian dari rutinitas self-care, bukan hanya tambahan.
Kecantikan kaki dan tangan tak harus selalu soal nail art
Bagi sebagian orang, merawat tangan identik dengan mempercantik kuku, seperti manicure atau nail art. Namun, Herlina menilai, kecantikan sejati tidak hanya datang dari warna kuku, melainkan dari kesehatan kulit di sekitarnya.
“Kuku itu tidak masalah kalau tidak di-nail art, bahkan tidak perlu nail art kalau kulit tangan ataupun kakinya sudah terawat karena kelihatannya akan tetap sehat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kulit yang sehat akan membuat tangan terlihat bersih, lembut, dan segar tanpa perlu tambahan aksesori atau pewarna kuku. Dengan demikian, menjaga kelembapan dan kebersihan kulit tangan jauh lebih penting daripada sekadar mempercantik tampilan luarnya.
Perawatan menyeluruh dari kuku hingga kulit
Menjadikan perawatan tangan dan kaki sebagai bagian dari rutinitas kecantikan tidak hanya bermanfaat secara estetika, tetapi juga memberikan efek relaksasi dan rasa percaya diri.
Dengan perhatian yang konsisten, mulai dari penggunaan pelembap, masker, hingga spa ringan, kulit tangan dan kaki bisa tampak lebih sehat dan awet muda, layaknya kulit wajah yang terawat.
“Di sini pelanggan bisa mendapatkan perawatan wellness yang bukan hanya terfokus pada estetika kuku, melainkan juga perawatan menyeluruh untuk kulit tangan. Misalnya dengan masker, scrub, dan dipijat lembut,” tutur Herlina.
Proses ini juga disebut membantu memperlancar sirkulasi darah serta mengangkat sel kulit mati yang membuat kulit terlihat kusam.
Sumber : Kompas.com
