TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI – Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Lingkungan pemerintah Kota (Pemko) Dumai telah lama menuntaskan daftar riwayat hidup (DRH).
Ada seribuan lebih formasi PPPK Paruh waktu yang ada di Pemerintah Kota Dumai tersebar di berbagai Organisasi perangkat daerah yang ada. Sebanyak 1.198 calon PPPK paruh waktu menunggu pelantikan dan menerima SK, yang diperkirakan akan dilantik pada Desember 2025.
Setelah pelantikan atau penyerahan SK pengangkatan kepada PPPK paruh waktu di Kota Dumai mendapatkan angin segar.
Namun ada 12 nama PPPK Paruh Waktu dibatalkan kelulusannya.
Pembatalan tersebut tertuang pada Pengumuman Wali Kota Dumai,Nomor : 800.1.2/17/BKPSDM-PPI Tentang pembatalan kelulusan peserta PPPK Paruh Waktu 2024 Pemko Dumai.
Kepala Badan Kepegawaian dan pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Dumai Eri Nasrizal melalui Kabid Pengadaan pemberhentian dan Informasi Zaki membenarkan bahwa ada 12 PPPK paruh waktu di Lingkungan Pemko Dumai yang dibatalkan.
“Menjelang pelantikan PPPK Paruh Waktu ada 11 orang yang mengundurkan diri dan satu orang lagi sudah tidak aktif bekerja lagi,” katanya, Selasa (16/12/2025)
Dirinya mengaku, dengan telah diumumkannya pembatalan kelulusan 12 orang PPPK paruh Waktu, maka ada sekitar 1.186 yang nantinya akan dilantik.
Zaki mengungkapkan bahwa Pegawai Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Lingkungan Pemko Dumai bakal dilantik pada Desember 2025.
Dirinya menerangkan saat ini pihaknya tengah pengatur jadwal pengangkatan dan melaporkan kepada Wali Kota Dumai, Paisal terkait pelantikan PPPK Paruh waktu di Kota Dumai.
Zaki menghimbau kepada seluruh PPPK paruh waktu untuk waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan BKPSDM Dumai, dan harus mengeluarkan biaya.
“Jangan sampai ada PPPK paruh waktu ada yang tertipu, karena segala pengurusan administrasi kepegawaian itu selalu menggunakan surat dan kanal resmi BKPSDM, jadi jangan percaya oknum yang meminta biaya,” jelasnya
Sebelumnya mendapat informasi pengangkatan di Desember 2025, Gilang mengaku sangat bersyukur dan berharap Desember 2025 ini bisa diangkat sebagai PPPK Paruh waktu, sehingga status pekerjaan bisa lebih pasti, dan semangat bekerja akan semakin bail.
“Kami berharap bisa diangkat tahun ini juga (2025) sebagai PPPK Paruh waktu, jadi di 2026 Kami akan lebih semangat lagi bekerja, dan Alhamdulillah sudah ada angin segar Kami bakal diangkat di 2025 ini,” ucapnya
Selain Gilang, Toyo berharap pengangkatan PPPK bisa benar benar dilaksanakan di tahun 2025 ini, hal ini dikarena untuk kejelasan status.
“Semoga tahun ini lah 2025 bisa diangkat, Kami sangat berharap bisa segera diangkat menjadi PPPK paruh waktu, dan akan lebih semangat kerja lagi,” pungkasnya
sumber ; tribunpekanbaru.com
