SMARTPEKANBARU.COM – Tiga fakta mewarnai comeback tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, di Thailand Masters 2026.
Ya, Ginting dipastikan comeback di Thailand Masters 2026 yang merupakan turnamen BWF World Tour Super 300.
Thailand Masters 2026 bakal berlangsung di Nimibutr Stadium, Bangkok, 27 Januari hingga 1 Februari mendatang.
Nama Ginting terdaftar sebagai peserta Thailand Masters 2026 sektor tunggal putra yang akan langsung bermain di babak 32 besar.
Ginting bersanding dengan empat tunggal putra Indonesia lainnya, yakni Alwi Farhan, Mohammad Zaki Ubaidillah, Prahdiska Bagas Shujiwo, dan Muhamad Yusuf.
Lantas, apa saja 3 fakta terkait comeback Ginting di Thailand Masters 2026?
Baca juga: Jojo Wakil Indonesia Paling Gacor di BWF World Tour 2025, Intip Total Hadiah Uang yang Dikantonginya

3 Fakta Comeback Ginting di Thailand Masters 2026
1. Momen Bangkit dari Cedera
Fakta pertama adalah, comeback Ginting di Thailand Masters 2025 sekaligus menjadi momen kebangkitannya dari cedera.
Sebelumnya, Ginting harus absen lama lantaran mengalami masalah pinggang bagian bawah pasca-mengikuti French Open 2025 pada akhir Oktober lalu.
Di French Open 2025, Ginting terhenti di babak 16 besar setelah kalah dari wakil Taiwan, Chi Yu-jen, dengan skor 21-14, 23-25, 15-21.
Peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu kemudian memutuskan mundur dari Korea Masters 2025, Kumamoto Masters 2025, dan Australia Open 2025.
Setelah melewatkan turnamen bergengsi di awal musim seperti Malaysia Open 2026, India Open 2026, dan Indonesia Masters 2026, badminton lovers Tanah Air bisa melihat aksi Ginting lagi di Thailand Masters 2026.
2. Super 300 Pertama Sejak 2022
Fakta kedua, Thailand Masters 2026 menjadi turnamen Super 300 pertama yang diikuti Ginting sejak 2022 silam.
Turnamen Super 300 terakhir yang diikuti Ginting adalah Hylo Open 2022 silam.
Kala itu, Ginting keluar sebagai juara Hylo Open 2022 setelah mengalahkan wakil Taiwan, Chou Tien Chen, dengan skor 18-21, 21-11, 24-22.
Setelah itu, tidak ada lagi turnamen BWF Super 300 yang diikuti Ginting.
Ia lebih sering turun di turnamen level BWF 500 dan 750 sebelum kemudina banyak cedera di tahun ini.
3. Upaya Dongkrak Ranking
Fakta ketiga, turunnya Ginting ke level Super 300 adalah upaya guna dongkrak ranking.
Bagaimana tidak, saat ini ranking Ginting terjun bebas akibat lama tidak bertanding.
Saat ini, Ginting menempati ranking 58 dunia dengan 27.670 poin.
Ginting mampu disalip para juniornya di pelatnas, sebut saja Alwi Farhan, Mohammad Zaki Ubaidillah, Prahdiska Bagas Shujiwo, hingga Muhamad Yusuf.
Besar harapan, Ginting mampu berbicara banyak di Thailand Masters 2026 hingga mampu mendongkrak ranking dunianya.
Untuk lebih lengkapnya, berikut daftar poin Thailand Masters 2026.
- 64 Besar = 660 poin
- 32 Besar = 1670 poin
- 16 Besar = 2750 poin
- 8 Besar = 3850 poin
- Semifinalis = 4900 poin
- Runner-up = 5950 poin
- Juara = 7000 poin
Ranking BWF Tunggal Putra
Per Selasa (23/12/2025)
1. Shi Yu Qi (China) – 110.047 poin
2. Kunlavut Vitidsarn (Thailand) – 97.279 poin
3. Anders Antonsen (Denmark) – 95.213 poin
4. Jonatan Christie (Indonesia) – 81.924 poin
5. Li Shi Feng (China) – 81.628 poin
6. Chou Tien Chen (Taiwan) – 79.889 poin
7. Christo Popov (Prancis) – 78.740 poin
8. Alex Lanier (Prancis) – 72.611 poin
9. Kodai Naraoka (Jepang) – 71.454 poin
10. Loh Kean Yew (Singapura) – 65.709 poin
…
17. Alwi Farhan (Indonesia) – 54.350 poin
48. Mohammad Zaki Ubaidillah (Indonesia) – 31.995 poin
49. Prahdiska Bagas Shujiwo (Indonesia) – 31.810 poin
50. Chico Aura Dwi Wardoyo (Indonesia) – 31.530 poin
52. Muhamad Yusuf (Indonesia) – 30.110 poin
58. Anthony Sinisuka Ginting (Indonesia) – 27.670 poin
Sumber : Tribunnews.com
