
Dalam rangka mendukung kesiapan implementasi proyek strategis awal tahun 2026, Telkom Indonesia melalui Account Manager Witel Riau, Muhammad Rezky, melaksanakan diskusi teknis dan komersial dengan PT Meitech Eka Bintan terkait rencana penyediaan layanan Astinet Metro Point-to-Point (P2P) 400 Mbps, Rabu (3/12).
Diskusi ini merupakan bagian dari tahapan pre-sales dan solution alignment untuk memastikan spesifikasi layanan konektivitas yang ditawarkan Telkom selaras dengan kebutuhan operasional proyek yang akan berjalan pada Januari 2026. Pada sesi tersebut, Muhammad Rezky memaparkan secara komprehensif desain solusi Astinet Metro P2P, mencakup arsitektur jaringan, kapasitas bandwidth, skema redundansi, serta perencanaan jalur konektivitas antar lokasi.
Solusi Astinet Metro P2P dinilai tepat untuk kebutuhan proyek karena menghadirkan koneksi point-to-point dedicated dengan performa tinggi, latensi rendah, dan stabilitas jaringan yang terjamin. Layanan ini dirancang untuk mendukung kebutuhan pertukaran data berkapasitas besar secara real-time, khususnya pada proyek yang membutuhkan keandalan konektivitas antar site.
Pihak PT Meitech Eka Bintan menyampaikan bahwa konektivitas berkapasitas besar merupakan komponen krusial dalam mendukung proses monitoring proyek, sistem kontrol operasional, serta integrasi data lintas lokasi. Manajemen juga memaparkan gambaran timeline Project Januari 2026 beserta ekspektasi performa jaringan selama masa pelaksanaan.
Diskusi berlangsung produktif dengan pembahasan lanjutan terkait skenario implementasi, estimasi waktu aktivasi layanan, serta opsi penguatan solusi melalui fitur tambahan seperti network monitoring, fleksibilitas upgrade bandwidth, dan backup link untuk menjaga kontinuitas layanan. Telkom melalui AM Witel Riau menegaskan kesiapan dalam menyediakan solusi konektivitas yang memenuhi standar teknis, SLA, dan kebutuhan bisnis pelanggan.
Sebagai tindak lanjut, Telkom akan menyusun proposal teknis dan komersial yang mencakup desain solusi final, penawaran layanan, serta rencana implementasi yang terukur. Inisiatif ini diharapkan menjadi langkah awal kerja sama strategis dalam mendukung kelancaran Project Januari 2026 PT Meitech Eka Bintan
