SMARTPEKANBARU.COM – Setelah berhasil mendapatkan program Sekolah Rakyat (SR), Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby memperjuangkan program Sekolah Garuda di Kuansing.
Tim Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dan Suhardiman pun telah melakukan survei lokasi pembangunan Sekolah Garuda. “Pada Sabtu (6/12/2025) siang kemarin kami telah survei lokasi di Kebun Pemda, Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah. Lokasi ini sangat cocok karena lokasinya luas,” ujar Suhardiman, Minggu (7/12/2025).
Suhardiman Amby menjelaskan, Sekolah Garuda yang akan dibangun di Kuansing dirancang sebagai sekolah berbasis boarding school yang berorientasi pada pembinaan anak-anak berprestasi dari Kuansing.
Ia menegaskan sekolah ini akan menjadi pusat pencarian bibit unggul untuk dikembangkan menjadi generasi berkualitas.
“Sekolah Garuda difokuskan untuk mencari bibit-bibit unggul anak Kuansing yang pintar. Hal ini juga sejalan dengan visi Presiden Prabowo dengan program Indonesia Emas 2045. Dengan sistem boarding school, mereka nantinya berpeluang melanjutkan studi hingga ke luar negeri,” ujarnya.
Menurut Suhardiman, konsepnya berbentuk Sekolah Menengah Atas (SMA) berasrama dengan kurikulum sains dan teknologi yang dirancang untuk mengembangkan potensi akademik dan kepemimpinan siswa.
Dengan pendekatan ini, pemerintah menargetkan lahirnya generasi muda berkarakter kuat, adaptif, dan inovatif.
Jembatan Bagi Siswa Berprestasi
Suhardiman menejelaskan, Sekolah Garuda juga dirancang sebagai jembatan bagi siswa berprestasi dari seluruh Indonesia agar memiliki kesempatan melanjutkan studi ke universitas-universitas terbaik dunia.
Selain pembelajaran berbasis riset, siswa juga akan difasilitasi pengembangan minat di bidang sains, teknologi, dan inovasi.
Ia berharap, melalui program ini, lahir talenta muda dari Kuansing yang mampu membawa kemajuan bagi bangsa.
“Saya sangat mengapresiasi pak Prabowo dan Kemdiktisaintek. Ini sejalan dengan program saya, Satu Desa Satu Doktor. Satu keluarga satu Sarjana. Untuk realisasinya kita serahkan ke Kemdiktisaintek, kita hanya siapkan lokasi, kita mau tahun depan sudah dibangun, ” ujar Suhardiman.
sumber ; tribunpekanbaru.com
