SMARTPEKANBARU.COM – DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menyarankan agar Pemkab Kuansing meminjam ke Bank Riau Kepri Syariah (BRKS) untuk menuntaskan gaji perangkat desa yang masih 5 bulan lagi belum terbayarkan di tahun 2025 ini.
Hal itu sebagai solusi di tengah ketidakjelasan dana transfer daerah. “Jika perlu ajukan pinjaman ke BRKS agar gaji perangkat desa dapat segera dibayarkan pada tahun ini,” ujar Ketua DPRD Kuansing, Jufrizal, Senin (8/12/2025).
Menurut Jufrizal, gaji perangkat desa penting diselesaikan agar masalah tersebut tidak mengganggu pelayanan publik di tingkat desa.
Ia tak ingin perangkat desa meninggalkan kewajibannya karena belum mendapatkan haknya dari Pemkab.
“Para perangkat desa juga manusia biasa yang butuh makan, mereka punya tanggungan keluarga,” ujar Jufrizal.
Akhir Tahun Tak Bisa Pinjam Bank
Terpisah, Kepala Dinsos PMD Kuansing, Erdison mengatakan bahwa untuk melakukan peminjaman ke bank untuk saat ini tidak dapat dilakukan, mengingat memasuki akhir tahun.
Pemjnjaman ke bank baru bisa dilakukan pada awal tahun 2026.
“Untuk saat ini kita tidak bisa pinjam ke bank. Sementara ini kami bisanya hanya menunggu dana transfer masuk. Pinjaman di bank dilakukan jika dana transfer tidak juga cair hingga akhir Desember ini,” kata Erdison.
Namun kata, pinjaman ke BRKS baru bisa dilakukan pada awal 2026.
Menurutnya anggaran yang diperlukan untuk membayar gaji seluruh perangkat desa di Kuansing mencapai puluhan miliar.
“Ada 218 desa di Kuansing, total anggaran untuk melunasi 5 bulan gaji yang tertunda itu mencapai Rp 36 miliar,” ujar Erdison.
sumber ; tribunpekanbaru.com
