SMARTPEKANBARU.COM – Turnamen tenis Grand Slam Australian Open 2026 menjadi pertaruhan sejarah antara Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz.
Keduanya sama-sama mengincar juara tapi dengan misi yang berbeda. Jannik Sinner membidik tiga kali juara secara beruntun, sedangkan Alcaraz berjuang menyelesaikan Career Grand Slam.
Turnamen grand slam pembuka musim ini akan digelar di Melbourne Park dari 12 Januari hingga 1 Februari 2026 mendatang.
Jannik Sinner menatap grand slam pertama tahun ini dengan status juara bertahan. Ia bahkan merupakan juara dua kali beruntun.
Sinner menjuarai Australian Open pada 2023 dan 2024. Gelar pertamanya di Melburne didapat setelah mengalahkan petenis Rusia, Daniil Medvedev.
Sinner kala itu sempat tertingal di dua set pertama, namun ia berhasil bangkit dan memaksa duel lima set dengan kemenanan 3–6, 3–6, 6–4, 6–4, 6–3.
Di tahun lalu, Sinner meraih juara setelah mengalahlan petenis Jerman, Alxender Zverev straight set 6–3, 7–6(7–4), 6–3.
Dengan dua gelar berturut-turut di Australian Open, Jannik Sinner kini punya kans untuk menyamai torehan Novak Djokovic yang meraih tiga gelar beruntun.
Sepanjang perhelatan sejak 1969, baik era amatir hingg Open saat ini, hanya Novak Djokovic yang bisa meraih tiga gelar di sana secara beruntun.
Bahkan, petenis asal Serbia itu membuat catatan itu sebanyak dua kali, pertama dari 2011, 2012, dan 2013.
Catatan itu sukses diulangi lagi Djokovic beberapa tahun kemudian pada 2019, 2020 lalu 2021.
Petenis berjuluk Djoker itu memang tercatat sebagai petenis paling sukses di sana. Ia telah meraih 10 gelar juara, menunjukkan dominasi kuatnya.
Pada 2014, ia kalah dari Stan Wawrinka di babak perempat final, yang akhirnya lawannya ini menjadi juara setelah mengalahkan Rafael Nadal.
Jika di tahun itu Djokovic menang, itu jelas akan jadi prestasi yang sangat sulit diulangi petenis lain, di mana enam gelar beruntun akan ia catatakan karena di dua tahun berikutnya ia keluar jadi juara lagi.
Di era Open, lawan terdekatnya adalah Roger Federer yang meraih enam gelar. Namun petenis Swiss itu hanya bisa mencatatkan gelar secara beruntun dalam dua kali, tidak sampai tiga seperti Djokovic.

Kembali ke Sinner, jika petenis 24 tahun asal Italia itu menjadi juara, ia sekaligus akan menggagalkan misi yang dimiliki rival dekatnya, Carlos Alcaraz.
Petenis 23 tahun itu berpeluang menyelesaikan Career Grand Slam di Australian Open 2026.
Career Grand Slam berarti seorang petenis berhasil menjuarai empat turnamen mayor Australian Open, French Open, Wimbledon, dan US Open setidaknya sekali.
Saat ini Alcaraz kini telah meraih enam gelar grand slam, termasuk dua titel mayor pada musim 2025 di Roland Garros dan US Open.
Capaian itu membuat Alcaraz mencatatkan dua surface slam, suatu pencapaian langka di mana seorang pemain memenangkan gelar Grand Slam di tiga permukaan lapangan berbeda.
Adapun enam grand slam yang diperoleh Alcaraz yakni masing-masing dua gelar dari French Open (2024 dan 2025/tanah liat), Wimbledon (2023 dan 2025/rumput) serta US Open (2022 dan 2025/keras).
Hanya Australia Open, gelar mayor yang belum bisa dipecahkan petenis asal Spanyol itu sejauh ini.
Sejak tampil pertama pada 2022, Alcaraz memang cukup kesulitan saat tampil di Australia Open. Pencapaian terjauhnya hanyalah di perempat final.
Di Australia Open 2025 lalu, langkahnya dijegal Novak Djokovic saat berusaha mencapai semifinal.
Jika berhasil menang, gelar itu akan melengkapi kepingan juara grand slam Alcaraz, alias ia akan menyelesaikan karier grand slam-nya.

Tak cukup sampai disitu, Alcaraz berpeluang memecahkan rekor Rafael Nadal sebagai petenis putra termuda yang menyelesaikan Career Grand Slam, karena ia akan berusia 23 tahun saat final digelar.
Rafel Nadal saat ini memegang rekor sebagai petenis putra termuda yang melengkapi Career Grand Slam—berusia 24 tahun saat menjuarai AS Terbuka 2010.
Jika Alcaraz gagal lagi, ia harus menunggu hingga tahun depan untuk kembali mendapatkan kesempatan menamatkan Career Grand Slam.
Ini jelas akan menjadi kesempatan emas bagi Jannik Sinner yang berjuang dengan misi yang berbeda seperti disinggung di awal.
Selain itu, jika Alcaraz gagal, Jannik Sinner pun akan berpeluang menyelesaikan Career Grand Slam lebih dulu.
Hanya French Open, grand slam yang belum dimenangkan oleh Jannik Sinner. Ia akan menunggu kesempatan itu pada Mei mendatang saat turnamen dimainkan di Rolland Garros.
Jadwal Australian Open 2026
- Pekan Pembukaan (Opening Week): 12 – 17 Januari 2026.
Mencakup sesi latihan terbuka, babak kualifikasi, dan Kids Tennis Day. - Babak Utama (Main Draw): Dimulai pada Minggu, 18 Januari 2026.
- Final Tunggal Putri: Sabtu malam, 31 Januari 2026.
- Final Tunggal Putra: Minggu malam, 1 Februari 2026.
Sumber : Tribunnews.com
