SMARTPEKANBARU.COM- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berkomitmen melakukan perbaikan besar-besaran terhadap sejumlah ruas jalan rusak di Kota Bertuah pada tahun 2026 ini. Langkah ini disambut baik oleh DPRD Kota Pekanbaru yang meminta pengerjaannya digesa sebelum memasuki Hari Raya Idulfitri.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan dan drainase menjadi fokus utama program kerjanya tahun ini. Setelah sukses memperbaiki 38 ruas jalan pada tahun 2025, tahun ini Pemko menargetkan perbaikan di 17 ruas jalan strategis lainnya.
“Tahun 2026 ini perbaikan jalan rusak akan kita lanjutkan. Ada 17 ruas jalan yang menjadi target kami,” ujar Agung Nugroho. Sementara itu, Pemprov Riau juga berjanji akan memberikan dukungan dengan memperbaiki 9 ruas jalan di wilayah Kota Pekanbaru.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Nurul Ikhsan, mendukung penuh rencana tersebut namun memberikan catatan tegas. Ia meminta agar titik-titik jalan yang kerusakannya sudah membahayakan segera diperbaiki sebelum mobilitas masyarakat meningkat tajam saat Ramadan dan Lebaran.
Beberapa titik prioritas yang disorot antara lain Jalan Rambutan, Jalan Arifin Ahmad, Jalan Tuanku Tambusai, Jalan Riau, hingga Jalan Subrantas Panam yang kini kondisinya dipenuhi lubang membahayakan.
“Kita tahu selama Ramadan dan Idulfitri mobilitas masyarakat meningkat. Titik-titik ini sangat prioritas karena berpotensi membahayakan pengguna jalan dan menghambat arus lalu lintas,” kata Nurul Ikhsan, Selasa (24/2/2026).
Anggaran Rp 100 Milar untuk Benahi Drainase
Selain jalan, Pemko Pekanbaru juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 100 miliar dari APBD 2026 khusus untuk pembenahan drainase. Langkah ini diambil guna mengatasi masalah genangan air yang sering kali menjadi pemicu utama cepatnya kerusakan aspal jalan.
Dewan berharap Dinas PUPR segera melakukan percepatan pengerjaan di awal tahun anggaran ini. Dengan infrastruktur yang baik, diharapkan distribusi logistik dan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM, tidak terhambat menjelang hari raya.
“Kita minta Dinas PUPR segera melakukan pendataan dan percepatan perbaikan di titik-titik prioritas demi kelancaran aktivitas warga,” pungkasnya.
Sumber: TribunPekanbaru.com
