SMARTPEKANBARU.COM – Kegiatan belajar mengajar bagi pelajar di Kota Pekanbaru masih akan dimulai dalam waktu sekitar satu pekan ke depan.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru, proses pembelajaran untuk jenjang SD negeri dan SMP negeri se-Kota Pekanbaru dijadwalkan kembali berlangsung pada 30 Maret mendatang.
Jeda waktu ini menjadi masa transisi penting setelah libur panjang, sekaligus kesempatan untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan sebelum aktivitas sekolah kembali normal.
Menjelang dimulainya kembali kegiatan belajar tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Tekad Pradana Abidin, berharap agar proses pembelajaran nantinya dapat berjalan secara optimal dan efektif.
Ia menilai bahwa masa libur yang cukup panjang seharusnya dapat memberikan dampak positif bagi para siswa, baik dari segi pemulihan kondisi fisik maupun mental, sehingga mereka dapat kembali ke sekolah dengan semangat yang baru dan kesiapan yang lebih baik.
Meskipun masih tersisa waktu sekitar satu pekan, Tekad menekankan pentingnya kesiapan dari berbagai pihak, khususnya sekolah dan orang tua.
Ia menilai bahwa kesiapan tidak hanya terbatas pada kelengkapan fasilitas pendidikan, tetapi juga mencakup kesiapan tenaga pengajar dalam menyusun strategi pembelajaran yang lebih maksimal.
“Selama masa libur ini, kita minta para orangtua mempersiapkan perlengkapan sekolah anakanya. Termasuk pihak sekolah juga, bisa mengevaluasi apa saja yang dipersiapkan. Sehingga siswa bisa belajar dengan nyaman,” pinta Tekad kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (24/3/2026).
Lebih lanjut, Komisi III DPRD Pekanbaru juga mendorong para orang tua untuk berperan aktif dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka menjelang dimulainya kembali kegiatan belajar.
Peran keluarga dinilai sangat krusial dalam membangun kembali rutinitas belajar anak, terutama setelah melewati masa libur yang relatif panjang. Dengan pengawasan dan dukungan yang tepat, diharapkan anak-anak dapat kembali fokus dan termotivasi untuk mengikuti pelajaran di sekolah.
Selain itu, aspek kedisiplinan dan kesehatan anak juga menjadi perhatian penting. Orang tua diimbau untuk tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam lingkungan keluarga, serta memastikan kondisi fisik anak tetap prima sebelum kembali ke sekolah.
Lingkungan yang kondusif, baik di rumah maupun di sekolah, diyakini akan sangat membantu dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman dan produktif bagi para siswa.
“Masih ada waktu mempersiapkan ini. Tapi kita minta pada beberapa hari jelang masuk, para pelajar bisa kembali fokus belajar, mengejar ketertinggalan, dan meningkatkan prestasi. Ini momentum untuk memulai kembali dengan semangat baru,” tambah Politisi PDIP ini lagi.
Sebagai penutup, momen menjelang dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh pihak terkait.
Sinergi antara sekolah, orang tua, dan siswa menjadi kunci utama dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan berkualitas, sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai secara optimal dengan semangat baru pasca masa libur panjang.
Sumber: TribunPekanbaru.com
