SMARTPEKANBARU.COM – Dalam kurun waktu satu minggu terakhir, tingkat kemacetan lalu lintas di Kota Pekanbaru mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Kepadatan kendaraan tidak hanya terjadi di satu atau dua titik tertentu, melainkan hampir merata di berbagai ruas jalan, terutama di kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Kondisi ini paling terasa di jalur-jalur yang mengarah ke pusat perbelanjaan, area pertokoan pakaian, hingga lokasi usaha minuman yang ramai dikunjungi warga.
Fenomena kemacetan ini diperkirakan akan terus berlanjut bahkan cenderung meningkat hingga mendekati perayaan Lebaran Idulfitri.
Hal tersebut tidak terlepas dari meningkatnya mobilitas masyarakat yang mempersiapkan kebutuhan hari raya. Selain itu, salah satu faktor utama yang memperparah situasi adalah praktik parkir kendaraan secara berlapis di badan jalan, yang secara langsung mengurangi kapasitas jalur lalu lintas dan menghambat arus kendaraan.
Berdasarkan hasil pemantauan Tribunpekanbaru.com pada Senin (16/3/2026) siang, terdapat sejumlah titik yang menjadi lokasi kemacetan parah akibat parkir berlapis. Di antaranya adalah area samping Mal Living World di Jalan Soekarno Hatta, sisi samping Mal SKA di ujung Jalan Tuanku Tambusai, serta kawasan depan Plaza Sukaramai di Jalan Sudirman.
Selain itu, kepadatan juga terjadi di depan Pasar Buah di Jalan Sudirman, sepanjang Jalan Riau, hingga beberapa titik di Jalan Subrantas Panam. Kondisi ini semakin diperburuk dengan adanya antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU yang turut menyumbang kemacetan.
Menanggapi situasi tersebut, Anggota DPRD Pekanbaru, Faisal Islami, meminta Dinas Perhubungan (Dishub) bersama pihak Polantas untuk segera mengambil langkah tegas dalam menertibkan parkir berlapis, khususnya pada jam-jam sibuk.
Ia menilai bahwa penertiban ini menjadi langkah penting untuk mengurangi tingkat kemacetan yang semakin tidak terkendali.
“Jangan diperbolehkan la parkir berlapis, tertibkan. Karena menambah macet. Kita minta diatur sebaik mungkin,” sarannya kepada Tribunpekanbaru.com.
Lebih lanjut, politisi dari Partai NasDem tersebut juga menekankan pentingnya penambahan jumlah petugas di lapangan. Menurutnya, kehadiran petugas yang memadai dapat membantu mengatur arus kendaraan sekaligus memastikan kendaraan yang parkir tidak meluas hingga menutup sebagian besar badan jalan.
“Bahkan kita minta juga dengan kemacetan yang krodit sampai hari ini, Polantas bisa melakukan rekayasa lalu lintas. Apalagi terjadi penumpukan kendaraan seperti di kawasan pusat perbelanjaan,” pintanya.
Upaya rekayasa lalu lintas dinilai sangat diperlukan guna mengurai kepadatan kendaraan, terutama di titik-titik rawan penumpukan. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kelancaran mobilitas masyarakat serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang tengah beraktivitas, khususnya dalam memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya.
Di sisi lain, pihak legislatif juga mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dalam memanfaatkan fasilitas parkir resmi yang telah disediakan. Kesadaran pengguna jalan menjadi kunci penting dalam menciptakan ketertiban lalu lintas yang lebih baik.
“Pastokan selama berkendara di Kota Pekanbaru, aman dan patuhi rambu, agar terhindar dari lakalantas,” pesannya.
Dengan adanya kerja sama antara pemerintah, aparat terkait, dan masyarakat, diharapkan permasalahan kemacetan ini dapat diminimalkan. Terlebih dalam momen menjelang Lebaran, kelancaran lalu lintas menjadi kebutuhan utama agar aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tertib.
Sumber: TribunPekanbaru.com
