SMARTPEKANBARU.COM, PELALAWAN – Kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Pelalawan kembali menjadi buah bibir masyarakat setelah sebuah video keluhan warga viral di media sosial. Video berdurasi 29 detik tersebut memperlihatkan kondisi Puskesmas Bunut yang diduga tanpa petugas piket saat seorang pasien korban kecelakaan lalu lintas membutuhkan pertolongan darurat pada masa libur Idulfitri 1447 H lalu.
Peristiwa memprihatinkan ini bermula ketika warga membawa korban kecelakaan patah tulang dari kawasan Bono ke Puskesmas Bunut untuk mendapatkan tindakan medis pertama. Namun, setibanya di lokasi, warga mendapati fasilitas kesehatan tersebut sepi tanpa petugas yang berjaga. Kondisi ini memaksa pasien yang dalam keadaan kritis harus menunggu beberapa waktu hingga petugas akhirnya datang memberikan penanganan.
Menanggapi keluhan yang meluas di tengah publik, Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan dari Dapil 2, Asnol Mubarack MSi, langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Ia mendesak Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan segera melakukan evaluasi total terhadap sistem penjagaan dan kedisiplinan petugas di fasilitas kesehatan dasar.
“Kejadian ini harus menjadi perhatian serius. Pelayanan kesehatan, terutama di puskesmas, wajib selalu siaga 24 jam untuk kondisi darurat. Jangan sampai masyarakat yang sedang bertaruh nyawa justru tidak mendapatkan layanan karena kelalaian petugas,” tegas Asnol Mubarack saat meninjau Puskesmas Bunut.
Kritik tajam juga datang dari berbagai lapisan masyarakat yang mempertanyakan komitmen Pemerintah Kabupaten Pelalawan dalam menjamin hak kesehatan warga negara. Publik mendesak Bupati Pelalawan untuk mengambil langkah konkret, termasuk mengevaluasi kepemimpinan di Dinas Kesehatan, guna memastikan keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama.
Insiden ini menjadi ujian bagi tata kelola pelayanan publik di Pelalawan. Masyarakat berharap adanya perbaikan sistem piket dan pengawasan yang lebih ketat agar kejadian serupa tidak terulang kembali, terutama pada masa libur panjang di mana potensi kecelakaan lalu lintas cenderung meningkat di jalur lintas daerah.
Sumber : Riauin
