SMARTPEKANBARU.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi (Kuansing) resmi mengajukan lahan seluas 20 hektare di kawasan kebun Pemerintah Daerah (Pemda) sebagai lokasi pembangunan Sekolah Garuda. Langkah ini diambil sebagai solusi alternatif setelah lokasi sebelumnya yang menggunakan tanah adat di Kenegerian Jake tidak mendapatkan persetujuan dari pusat.
Pengajuan lahan baru ini dilakukan untuk merespons catatan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) yang menolak penggunaan tanah adat. Pemkab Kuansing menilai lahan kebun Pemda jauh lebih aman secara legalitas dan memenuhi standar administrasi yang ditetapkan oleh kementerian terkait.
Wakil Bupati Kuansing, Muhklisin, menjelaskan bahwa pengalihan lokasi ini merupakan upaya pemerintah daerah agar proyek strategis nasional di bidang pendidikan tersebut tetap berjalan di Kuansing. Lahan kebun Pemda dianggap sebagai aset yang paling siap untuk segera disertifikasi dan dibangun fasilitas pendidikan.
“Lahan yang kita ajukan seluas 20 hektare di kebun Pemda. Ini sebagai pengganti tanah adat di Kenegerian Jake yang sebelumnya tidak disetujui,” ujar Muhklisin, Selasa (3/3/2026).
Selain kesiapan lahan, Pemkab Kuansing juga telah mengantongi restu dari tingkat provinsi untuk memperkuat usulan tersebut. Rekomendasi penggunaan lahan kebun Pemda untuk pembangunan Sekolah Garuda diketahui telah ditandatangani langsung oleh Gubernur Riau pada pertengahan Februari lalu.
“Rekomendasi dari Gubernur Riau sudah kita dapatkan. Itu ditandatangani pada 10 Februari 2026,” jelas Muhklisin. Adanya surat rekomendasi ini menjadi landasan hukum yang kuat bagi Pemkab Kuansing untuk melanjutkan proses administrasi ke tingkat kementerian.
Saat ini, pemerintah daerah tengah fokus menuntaskan proses sertifikasi lahan agar seluruh persyaratan yang diminta Kemdiktisaintek dapat terpenuhi tepat waktu. Pemkab juga berkomitmen penuh untuk menyiapkan infrastruktur pendukung di sekitar kawasan sekolah guna memastikan operasional pendidikan nantinya tidak terkendala akses.
“Untuk jalan akses masuk akan dibangun oleh Pemkab Kuansing agar memudahkan mobilitas nantinya,” tutup Muhklisin. Dengan dukungan infrastruktur jalan yang memadai, Sekolah Garuda diharapkan dapat menjadi pusat keunggulan pendidikan baru yang mudah dijangkau oleh masyarakat.
Sumber: pekanbaru.tribunnews.com
