SMARTPEKANBARU.COM – Pemerintah Kabupaten Siak melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Siak menyalurkan santunan Ramadan dengan total mencapai Rp2,7 miliar kepada ribuan mustahik di berbagai wilayah. Bantuan ini menyasar berbagai kalangan, mulai dari guru ngaji, petugas kebersihan, hingga penggali kubur sebagai upaya menghadirkan kebahagiaan di bulan suci.
Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, secara langsung mengunjungi warga hingga ke pelosok kampung dan dusun pada pekan pertama Ramadan untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Menurutnya, pertemuan sederhana tersebut menambah rasa syukur dan kehangatan antara pemerintah dan rakyat. “Sepanjang pekan pertama Ramadan ini, Alhamdulillah bisa mengunjungi rakyat langsung di rumah-rumah mereka,” ujarnya, Sabtu (28/2/2026).
Melalui program Paket Ramadan Bahagia (PRB), Baznas Siak menyalurkan anggaran sebesar Rp1 miliar kepada sekitar 2.000 petugas kebersihan, keamanan, sapu jalan, hingga petugas pertamanan di seluruh OPD Pemkab Siak. Masing-masing penerima mendapatkan Rp500 ribu yang ditransfer langsung ke rekening pribadi guna menjamin transparansi penyaluran.
Selain itu, PRB Tahap I juga menyasar 14 kecamatan se-Kabupaten Siak dengan total nilai Rp800 juta yang disalurkan dalam bentuk uang tunai dan sembako kepada 800 orang melalui UPZ kecamatan. Bantuan juga menyentuh 120 pekerja sektor informal seperti pekerja sampan, ojek, becak motor, penggali kubur, pemandi jenazah, serta 300 guru ngaji dan marbot masjid dengan total anggaran Rp210 juta.
Pemkab Siak juga memperhatikan kesejahteraan lansia, dhuafa, dan anak yatim dhuafa dengan penyaluran santunan yang bervariasi antara Rp300 ribu hingga Rp900 ribu per orang. Bupati Afni menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pembayar zakat (muzakki) yang telah berkontribusi nyata bagi kebahagiaan sesama. “Terima kasih kepada para muzakki yang telah menghadirkan kebahagiaan Ramadan. Semoga rezekinya semakin bertambah,” kata Afni.
Di luar program Baznas, tercatat sebanyak 25.521 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Siak menerima bantuan sosial periode Januari–Maret 2026, yang terdiri dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako. Selain itu, pemerintah juga telah membayarkan iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp42 ribu per bulan untuk 98.103 jiwa masyarakat miskin melalui program Penerima Bantuan Iuran (PBI).
Bupati perempuan pertama di Siak tersebut berharap seluruh rangkaian santunan dan bantuan sosial ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat selama menjalankan ibadah di bulan Ramadan. Ia menutup kunjungannya dengan doa agar Kabupaten Siak senantiasa dijaga dan diberkahi oleh Allah SWT selama bulan suci ini.
Sumber: mediacenter.riau.go.id
