SMARTPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau mulai mematangkan persiapan Rapat Koordinasi (Rakor) Desa tingkat provinsi tahun 2026. Dalam pertemuan strategis yang digelar di Kediaman Wakil Gubernur, Pemprov menegaskan bahwa agenda besar ini akan difokuskan pada langkah preventif menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta dampak fenomena Super El Nino, Jumat (24/4/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang memimpin langsung rapat persiapan tersebut memberikan arahan tegas kepada seluruh jajaran dinas terkait. Ia menekankan bahwa pemilihan tema Karhutla dan El Nino sangat relevan mengingat siklus cuaca ekstrem yang diprediksi akan terjadi dalam waktu dekat.
“Segera tetapkan topik untuk Rakor Desa, terutama dalam rangka antisipasi kebakaran hutan dan Super El Nino yang akan terjadi, karena siklusnya diprediksi besar dan berat. Seluruh materi dan kebutuhan pendukung harus disiapkan secara matang dari sekarang,” ujar SF Hariyanto, Kamis (23/4/2026).
Mengingat peserta Rakor diperkirakan mencapai lebih dari 1.000 orang, aspek teknis dan keamanan menjadi perhatian utama. Pengamanan akan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), termasuk pengaturan lalu lintas, penyediaan unit ambulans, serta sterilisasi lokasi acara demi kelancaran kegiatan yang juga akan dihadiri oleh tamu dari pemerintah pusat dan kepala daerah se-Riau.
Plt Gubernur juga menyoroti pentingnya koordinasi dengan instansi pusat seperti BNPB dan BMKG sebagai narasumber atau mitra teknis. Terkait kepesertaan, SF Hariyanto meminta pemetaan yang jelas mengenai kepala desa mana saja yang akan diundang, apakah mencakup seluruh desa atau difokuskan pada wilayah yang memiliki potensi kerawanan Karhutla yang tinggi.
“Kita harus pastikan desa mana saja yang diundang, apakah seluruh kabupaten/kota atau hanya desa yang berpotensi terjadi kebakaran hutan saja? Tanggal pasti harus segera disiapkan agar surat permohonan ke pusat bisa dikirim secepatnya,” tambahnya.
Menutup arahannya, SF Hariyanto menginstruksikan seluruh pihak terkait untuk segera menuntaskan tugas masing-masing sebelum rapat lanjutan digelar. Rakor Desa ini diharapkan menjadi momentum penguatan koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintahan desa dalam menjaga kelestarian lingkungan serta keselamatan warga dari ancaman bencana asap.
Sumber: Media Center Riau
