SMARTPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau terus bergerak cepat mematangkan persiapan penyaluran bantuan sapi dari Presiden untuk Tahun Anggaran 2026. Langkah strategis ini dilakukan melalui penguatan koordinasi serta sinkronisasi data calon penerima di seluruh kabupaten/kota agar program nasional ini berjalan tepat sasaran, Rabu (8/4/2026).
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, memimpin langsung rapat koordinasi teknis yang diikuti oleh seluruh perangkat daerah yang membidangi fungsi peternakan se-Provinsi Riau di Pekanbaru, Selasa (7/4/2026). Dalam arahannya, Mimi menegaskan bahwa kevalidan data menjadi kunci utama agar manfaat bantuan dapat dirasakan optimal oleh masyarakat peternak.
“Kita ingin memastikan data calon penerima benar-benar sinkron dan valid. Selain itu, kesiapan daerah dalam mengawal seluruh proses, mulai dari pengadaan hingga penyaluran, harus menjadi perhatian serius,” tegas Mimi Yuliani Nazir.
Rapat tersebut membahas berbagai aspek teknis secara terperinci. Salah satu poin krusial adalah kriteria sapi bantuan yang harus memenuhi standar tertentu, seperti bobot minimal yang telah ditetapkan. Selain itu, persyaratan kesehatan ternak menjadi harga mati; sapi harus dinyatakan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD). Legalitas asal-usul ternak pun turut diperiksa ketat guna menjamin keamanan dan kepastian hukum selama proses penyaluran.
Mimi juga mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk lebih proaktif melakukan verifikasi langsung di lapangan terhadap para calon penerima. Hal ini penting untuk memastikan bahwa mereka memang layak dan mampu mengelola bantuan tersebut dengan baik.
“Verifikasi lapangan sangat penting agar bantuan Presiden ini benar-benar memberikan dampak ekonomi bagi peternak. Kami juga mengingatkan agar seluruh tahapan administrasi dilaksanakan secara tertib sesuai ketentuan yang berlaku. Administrasi harus disiapkan dengan baik agar tidak menimbulkan kendala hukum di kemudian hari,” tambahnya.
Melalui sinkronisasi data yang ketat ini, Pemerintah Provinsi Riau berharap penyaluran bantuan sapi pada tahun 2026 dapat terlaksana secara optimal dan berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan peternak di seluruh wilayah Riau.
Sumber: Media Center Riau
