SMARTPEKANBARU.COM – Pemerintah Provinsi Riau menargetkan penurunan angka kemiskinan dan pengangguran secara signifikan pada tahun 2027 melalui berbagai program pembangunan yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mengatakan arah kebijakan pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan manfaatnya dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Pertumbuhan ekonomi harus berkualitas, artinya mampu menurunkan kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Riau, Selasa (28/4/2026).
Pemprov Riau menetapkan sejumlah target indikator makro pada 2027, antara lain penurunan tingkat kemiskinan di seluruh kabupaten/kota, penurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT), peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta penurunan ketimpangan yang diukur melalui rasio gini.
Menurut Syahrial, strategi tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan pembangunan yang inklusif dan merata di seluruh wilayah Riau.
Berdasarkan data yang dipaparkan, kondisi sosial ekonomi Riau dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia terus meningkat, sementara angka kemiskinan dan pengangguran cenderung menurun.
Meski demikian, masih terdapat tantangan, terutama dalam mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Masih ada kesenjangan antar daerah yang perlu kita jawab bersama melalui program yang tepat sasaran,” katanya.
Untuk mencapai target tersebut, Pemprov Riau akan memperkuat berbagai program prioritas, di antaranya peningkatan akses pendidikan dan layanan kesehatan, penguatan ekonomi masyarakat berbasis lokal, penciptaan lapangan kerja di sektor produktif, serta pemberdayaan UMKM dan pelaku usaha kecil.
Selain itu, pembangunan infrastruktur juga akan diarahkan untuk membuka akses ekonomi masyarakat di wilayah terpencil dan tertinggal.
Syahrial menegaskan, keberhasilan menurunkan kemiskinan dan pengangguran memerlukan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
“Kolaborasi menjadi kunci agar pembangunan benar-benar memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” tegasnya.
Pemprov Riau optimistis, dengan fokus pada pembangunan manusia dan penguatan ekonomi masyarakat, target penurunan kemiskinan dan pengangguran pada 2027 dapat tercapai secara berkelanjutan.
Sumber: Media Center Riau
