SMARTPEKANBARU.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Riau akan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan pada Jumat 3 Juli 2026. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada karena hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi turun di sejumlah daerah sejak siang hingga malam hari.
Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Elisa JS Kedang, mengatakan potensi hujan disertai petir dan angin kencang diperkirakan terjadi di beberapa wilayah, terutama Kabupaten Kuantan Singingi dan Kabupaten Kampar pada sore hingga malam hari.
“Pada pagi hari cuaca di sebagian besar wilayah Riau diprakirakan cerah berawan hingga berawan. Memasuki siang hingga malam hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah. Masyarakat juga perlu mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama di sebagian wilayah Kabupaten Kuantan Singingi dan Kabupaten Kampar pada sore hingga malam hari,” ujar Elisa.
BMKG memprakirakan hujan pada siang hari berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Siak. Sementara pada sore hingga malam hari, hujan diprediksi meluas ke Kabupaten Kuantan Singingi, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir.
Selain prakiraan cuaca, BMKG juga menyampaikan kabar baik terkait kondisi kebakaran hutan dan lahan. Berdasarkan pemantauan hingga pukul 23.00 WIB, Provinsi Riau tidak terdeteksi memiliki titik panas atau hotspot, meskipun di Pulau Sumatera tercatat sebanyak 121 hotspot yang tersebar di sejumlah provinsi.
“Kabar baiknya, berdasarkan hasil pemantauan hingga pukul 23.00 WIB, Provinsi Riau tidak terdeteksi memiliki titik panas atau nihil hotspot. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau tidak melakukan pembakaran lahan agar kondisi ini dapat terus dipertahankan,” katanya.
BMKG juga menyebut tinggi gelombang di perairan Provinsi Riau berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau berada pada kategori rendah sehingga relatif aman untuk aktivitas pelayaran. Kendati demikian, masyarakat yang akan beraktivitas di laut tetap diminta memantau perkembangan cuaca sebelum berlayar guna mengantisipasi perubahan kondisi cuaca.
Sumber: rri.co.id
