SMARTPEKANBARU.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan masih berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Riau pada Jumat (7/8/2026), meski secara umum cuaca didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Di sisi lain, jumlah titik panas (hotspot) di Riau tercatat menurun menjadi 25 titik yang sebelumnya 45 titik.
Forecaster BMKG, Yasir P menjelaskan bahwa pada pagi hari, cuaca diprakirakan cerah hingga cerah berawan. Namun, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, dan Pelalawan.
Memasuki siang hingga sore, sebagian besar wilayah Riau diprakirakan cerah hingga cerah berawan. Sementara pada malam hingga dini hari, hujan ringan hingga sedang berpeluang turun di Kabupaten Pelalawan, Kampar, Kuantan Singingi, Siak, serta Kota Pekanbaru.
“BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Pelalawan, Siak, Kuantan Singingi, Kampar, Kepulauan Meranti, dan Indragiri Hilir pada pagi serta malam hingga dini hari,” imbaunya.
Suhu udara di Riau diperkirakan berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 55–99 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.
“Sementara itu, tinggi gelombang laut di wilayah perairan Riau diprakirakan berada pada kisaran 0,5–1,25 meter atau kategori rendah,” jelasnya.
Berdasarkan pemantauan hotspot pukul 23.00 WIB, jumlah titik panas di Pulau Sumatera tercatat sebanyak 322 titik. Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 93 titik, disusul Jambi 57 titik, Sumatera Utara 49 titik, Bangka Belitung 45 titik, Lampung 21 titik, Kepulauan Riau 19 titik, Sumatera Barat 11 titik, Aceh dan Bengkulu masing-masing satu titik.
Sementara, di Provinsi Riau terdeteksi 25 hotspot, menurun dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai 45 titik. Sebaran hotspot terbanyak berada di Kota Dumai dan Kabupaten Indragiri Hulu yang masing-masing mencatat sembilan titik. Selebihnya tersebar di Kabupaten Indragiri Hilir tiga titik, Rokan Hulu dua titik, serta masing-masing satu titik di Kabupaten Kuantan Singingi dan Rokan Hilir.
Sumber: mediacenter.riau.go.id
