Oplus_16908288
SMARTPEKANBARU.COM – Pemerintah Provinsi Riau terus memperkuat keterbukaan informasi kepada masyarakat di tengah menurunnya kualitas udara akibat sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. Satu diantara langkah yang dilakukan yakni menampilkan informasi kualitas udara secara langsung melalui videotron.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau, Supriyadi, mengatakan informasi kualitas udara yang ditampilkan bersumber dari data Air Quality Monitoring System (AQMS) yang menjadi acuan kondisi udara terkini. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat memperoleh informasi berdasarkan data yang valid dan dapat dipantau secara langsung.
“Terkait menurunnya kualitas udara, Pemprov Riau sudah berkoordinasi untuk menampilkan data Air Quality Monitoring System melalui videotron. Jadi ada dasar data yang valid dari BMKG untuk dilihat masyarakat,” katanya di Pekanbaru, Senin (24/08/2026).
Dijelaskan, penyajian data tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memudahkan masyarakat dalam mengetahui perkembangan kondisi udara. Terlebih, kondisi kualitas udara dapat berubah mengikuti perkembangan asap dan faktor cuaca.
Informasi kualitas udara tersebut ditayangkan melalui videotron di Jalan Diponegoro, Pekanbaru, tepatnya berada kawasan Kediaman Rumah Dinas Gubernur Riau. Penyampaian informasi dilakukan secara realtime sehingga masyarakat dapat melihat perkembangan kondisi udara setiap harinya.
“Informasi perkembangan kondisi udara ini ditayangkan secara realtime setiap hari melalui videotron di Kawasan Kediaman Rumah Dinas Gubernur Riau. Tujuannya agar masyarakat bisa memantau kondisi terkini secara langsung,” jelasnya.
Ia berharap keterbukaan informasi mengenai kualitas udara dapat membantu masyarakat menyesuaikan aktivitas sehari-hari dengan kondisi lingkungan. Terutama ketika kualitas udara mengalami penurunan dan paparan asap berpotensi memberikan dampak terhadap kesehatan.
Selain mengakses informasi kualitas udara, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak memiliki keperluan mendesak. Bagi warga yang harus beraktivitas di luar rumah, pemerintah mengimbau agar menggunakan masker sebagai langkah perlindungan dari paparan asap.
“Kami selalu mengimbau supaya masyarakat bisa menggunakan masker ketika melakukan aktivitas di luar ruangan. Kemudian, kami harap masyarakat tetap bisa jaga kebugaran dengan berolahraga dan mengkonsumsi vitamin,” pungkasnya.
Sebagai informasi, langkah tersebut sejalan dengan arahan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto agar informasi kualitas udara dan cuaca dapat lebih mudah diakses masyarakat. Sebelumnya, Plt Gubri SF Hariyanto meminta videotron pemerintah di ruang publik dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi tersebut dengan tampilan yang sederhana dan mudah dipahami.
Ia meminta videotron milik pemerintah yang berada di ruang publik dimanfaatkan untuk menampilkan informasi kualitas udara dan cuaca. Menurutnya, informasi tersebut memang sudah tersedia dan dapat diakses masyarakat melalui situs BMKG, namun tidak semua warga memahami cara mengakses informasi tersebut secara daring.
“Kualitas udara harus kita tampilkan di videotron yang ada di ruang publik biar masyarakat luas tahu,” kata SF Hariyanto, Minggu (23/8/2026).
Sumber: mediacenter.riau.go.id
