SMARTPEKANBARU.COM – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Riau melaksanakan ekspose persiapan peluncuran Riau Corporate University (Riau Corpu) kepada Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi. Peluncuran Riau Corpu tersebut direncanakan berlangsung pada November 2026 sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.
Kepala BPSDM Provinsi Riau, Evarefita, menyampaikan bahwa pembentukan Riau Corpu dilatarbelakangi oleh urgensi pengembangan kompetensi ASN yang lebih terarah dan terintegrasi dengan pelaksanaan tugas sehari-hari. Menurutnya, salah satu tantangan yang dihadapi pemerintah saat ini adalah ekosistem pembelajaran yang belum sepenuhnya mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.
“ASN wajib mengembangkan kompetensi yang terintegrasi dengan pekerjaan, sehingga sistem pembelajaran terintergrasi atau Corporate University akan mendukung hal tersebut,” ujar Evarefita di Ruang Sekda Kantor Gubernur Riau, Selasa (20/10/2026).
Ia menjelaskan, penerapan sistem pembelajaran berbasis Corporate University menjadi salah satu upaya untuk menjawab tantangan tersebut. Melalui sistem ini, pengembangan kompetensi ASN diharapkan dapat berlangsung secara sistematis, berkelanjutan, dan selaras dengan kebutuhan organisasi.
Evarefita juga mengungkapkan bahwa sebelum penerapan konsep Corporate University, kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan belum sepenuhnya terfokus pada pencapaian visi dan misi organisasi. Dengan hadirnya Riau Corpu, program pengembangan kompetensi diharapkan lebih terarah dan memenuhi tujuan strategis Pemerintah Provinsi Riau.
“Melalui Corporate University, kita ingin memastikan bahwa setiap program pembelajaran memiliki arah yang jelas dan mendukung pencapaian visi dan misi organisasi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Evarefita memaparkan bahwa pembentukan Riau Corpu memiliki beberapa tujuan utama, di antaranya memenuhi kebutuhan pengembangan kompetensi internal organisasi, mendukung pelaksanaan manajemen kinerja instansi, serta memperkuat pencapaian program pembangunan daerah. Ketiga tujuan tersebut diharapkan dapat menjadi landasan dalam menyusun program pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pemerintahan dan pelayanan publik.
“Budaya yang ingin kita bangun melalui Corporate University adalah bekerja sambil belajar, sehingga ASN dapat terus meningkatkan kompetensinya seiring dengan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab,” ungkap Evarefita.
Sumber: mediacenter.riau.go.id
