SMARTPEKANBARU – Harga bitcoin (BTC) bangkit dan kembali menembus level 90.000 dollar AS setelah di awal pekan sempat terpuruk di bawah 85.000 dollar AS. Mengutip Cryptodnes Rabu (3/12/2025), investor kembali masuk pasar dengan agresif dan mengembalikan sebagian kepercayaan di pasar aset digital yang lebih luas. Kapitalisasi pasar kripto global kini mendekati 1,8 triliun dollar AS, dengan volume perdagangan lebih dari 74 miliar dollar yang menunjukkan bahwa investor kembali masuk ke posisi, bukan menghindari volatilitas.
Pendorong utama pemulihan ini adalah gelombang likuidasi yang membersihkan posisi leverage bearish. Data Coinglass menunjukkan lebih dari 181 juta dollar posisi Bitcoin tersapu—hampir 148 juta dollar di antaranya berasal dari posisi short. Reset ini memberi celah bagi para bull setelah berminggu-minggu ditekan turun.
Sinyal teknikal juga berbalik mendukung. Pada grafik 4 jam, RSI naik ke sekitar 57, sementara histogram MACD bergerak ke wilayah positif untuk pertama kalinya sejak akhir November, mengindikasikan melemahnya momentum bearish.
Momentum semakin menguat setelah pasar AS dibuka. Bitcoin langsung melompat sekitar 6 persen setelah akses ke ETF Bitcoin diperluas menyusul pembalikan larangan Vanguard sebelumnya.
IBIT milik BlackRock saja membukukan volume lebih dari 1 miliar dollar hanya dalam setengah jam pertama perdagangan, menunjukkan baik investor ritel maupun institusi memanfaatkan saluran akses yang kembali terbuka untuk mendapat eksposur. Berdasarkan data Coinmarketcap pukul 09.50 WIB, harga bitcoin berada di posisi 92.597 dollar AS.
Sumber : Kompas.com
