SMARTPEKANBARU.COM – 12 hari berada di tengah daerah yang luluh lantak akibat bencana banjir bandang, personel BKO Polda Riau akhirnya bersiap meninggalkan Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Selama hampir dua pekan itu, petugas bersama tim lainnya, bahu-membahu membersihkan jalan yang tertutup material lumpur, mendirikan jembatan darurat, memberikan layanan kesehatan di posko pengungsian, hingga mengoperasikan tujuh alat berat untuk mempercepat pemulihan.
Sebagai penutup misi kemanusiaan ini, personel BKO Polda Riau melakukan penanaman pohon di tepi Sungai Batang, Nagari Salareh Aia, pada Kamis (11/12/2025) siang.
Kombes Ketut Gede Adi Wibawa, selaku Dansat Brimob Polda Riau yang ditunjuk sebagai Kaposko Bencana, memimpin langsung penanaman pohon itu bersama sejumlah pejabat Polda Riau lainnya.
Mereka yang hadir antara lain Kepala SPN Polda Riau Kombes Indra Duaman, Kabid Dokkes Kombes Wahono Edhi, Direktur Sabhara Kombes Syahrial, serta Kabid Humas Kombes Anom Karibianto. Puluhan personel lainnya ikut terjun tanpa jarak pangkat.
Di hadapan anggotanya, Ketut menyampaikan alasan mereka menutup kegiatan dengan penghijauan.
“Sebelum mengakhiri misi kemanusiaan ini, kami dari jajaran Polda Riau ingin mewariskan pohon ini untuk masa depan. Pohon adalah lambang kekuatan sebagai penyeimbang ekosistem,” ucapnya. Alih-alih sekadar seremoni, penanaman pohon itu diposisikan sebagai tanda bahwa upaya pemulihan tidak berhenti ketika personel ditarik dari lokasi.
Sungai Batang adalah titik yang mengalami hantaman galodo paling keras, sehingga bantaran sungai menjadi lokasi yang dipilih untuk menanam ‘pohon harapan’ baru.
Tak hanya menanam pohon, personel BKO Polda Riau turut menggelar doa bersama dengan warga setempat.
Kegiatan doa bersama sekaligus perpisahan ini digelar di Posko Bencana Polda Riau di SMPN 03 Palembayan, Kamis malam. Doa bersama berlangsung khidmat, meski suasana masih dalam duka.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Anom Karibianto dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada warga yang menerima kehadiran Polda Riau selama menjalankan misi kemanusiaan.
“Kami mewakili seluruh personel Satgas mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan dan suport para wali nagari, para datuk, dan tokoh masyarakat. Sehingga selama 14 hari kami melakukan perbantuan di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam ini dapat berjalan dengan lancar,” sebut Kombes Anom.
sumber ; tribunpekanbaru.com
