
Dalam rangka menjaga keberlanjutan kerja sama dan memperkuat peluang retensi pelanggan sektor pemerintahan, Telkom Indonesia melalui Account Manager Government Service Witel Riau, Ryan Zulmi, melakukan kunjungan kerja dan diskusi strategis dengan Pengadilan Agama Pekanbaru, Senin (1/12). Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan kebutuhan layanan konektivitas serta rencana pembaruan Surat Penawaran Harga (SPH) untuk tahun 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Ryan Zulmi berdiskusi langsung dengan Cahyadi selaku Person in Charge (PIC) Pengadilan Agama Pekanbaru. Pihak instansi menyampaikan adanya evaluasi internal terhadap kebutuhan layanan internet yang semakin meningkat, seiring dengan optimalisasi sistem administrasi dan layanan peradilan berbasis digital.
Menanggapi dinamika tersebut, Telkom menegaskan komitmennya untuk menghadirkan solusi konektivitas yang andal, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan instansi pemerintah. Ryan Zulmi memaparkan nilai unggul layanan Telkom yang mencakup stabilitas jaringan, kualitas layanan yang terjaga, serta dukungan teknis yang responsif untuk mendukung kelancaran operasional institusi peradilan.
Cahyadi menyampaikan harapan agar Telkom dapat menyusun pembaruan SPH yang lebih adaptif dan kompetitif untuk tahun 2026, baik dari sisi skema layanan maupun nilai tambah yang ditawarkan. Pengadilan Agama Pekanbaru menegaskan tetap membuka peluang kerja sama lanjutan dengan Telkom, sepanjang solusi yang diberikan mampu memenuhi kebutuhan layanan secara optimal.
Melalui diskusi ini, Telkom berharap dapat memperkuat hubungan kemitraan yang telah terjalin serta memastikan Pengadilan Agama Pekanbaru terus memperoleh layanan konektivitas yang handal, aman, dan mendukung transformasi digital di lingkungan peradilan.
