
Dalam upaya mengembangkan potensi penjualan layanan konektivitas premium di segmen korporasi, Telkom Indonesia melalui Account Manager Witel Riau, Muhammad Rezky, melakukan pertemuan bisnis dan negosiasi strategis dengan PT Nova Media, Senin (01/12). Pertemuan ini membahas rencana optimalisasi layanan internet untuk mendukung aktivitas operasional perusahaan yang sangat bergantung pada stabilitas dan kapasitas jaringan tinggi, khususnya untuk kebutuhan streaming.
Dalam diskusi tersebut, PT Nova Media memaparkan kondisi konektivitas yang saat ini digunakan, di mana perusahaan memanfaatkan beberapa jalur internet sebagai penopang utama operasional. Seiring meningkatnya intensitas aktivitas digital dan kebutuhan performa jaringan yang konsisten, perusahaan menilai perlunya peningkatan kualitas layanan agar operasional dapat berjalan lebih optimal dan minim risiko gangguan.
Pelanggan juga menyampaikan sejumlah ekspektasi layanan, termasuk aspek keandalan jaringan, rasio bandwidth, serta dukungan perangkat pendukung yang menjadi pertimbangan dalam pemilihan penyedia layanan. Masukan ini menjadi dasar bagi Telkom untuk merancang solusi yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memberikan nilai tambah jangka panjang bagi pelanggan.
Menanggapi kebutuhan tersebut, Muhammad Rezky memaparkan keunggulan layanan Astinet, mulai dari infrastruktur fiber optik yang andal, Service Level Agreement (SLA) yang terjaga, hingga dukungan teknis 24/7. Pendekatan solusi dilakukan secara konsultatif dengan menyesuaikan kebutuhan bisnis pelanggan, termasuk opsi benefit tambahan dan konfigurasi teknis yang relevan dengan aktivitas streaming PT Nova Media.Pertemuan ini ditutup dengan komitmen Telkom untuk menyiapkan Surat Penawaran Harga (SPH) Astinet yang lebih kompetitif dan bernilai tambah. Langkah ini menjadi bagian dari strategi sales Telkom dalam meningkatkan peluang akuisisi layanan, sekaligus memperkuat positioning sebagai mitra konektivitas utama bagi perusahaan dengan kebutuhan bandwidth tinggi.
