SMARTPEKANBARU.COM – Basarnas Pekanbaru menyatakan kesiapsiagaan penuh dalam menghadapi potensi bencana banjir di sejumlah wilayah Provinsi Riau, seiring meningkatnya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.
Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan permintaan evakuasi dari masyarakat.
Meski demikian, Basarnas tetap melakukan langkah antisipatif dengan menyiagakan personel dan peralatan, serta menjalin koordinasi awal ke lapangan.
“Sejauh ini belum ada laporan masuk untuk evakuasi. Namun kami akan tetap berkoordinasi ke lapangan terlebih dahulu untuk memastikan kondisi terkini,” ujar Budi Cahyadi, Jumat (2/1/2026).
Sebagai bentuk kesiapan, Basarnas Pekanbaru telah menyiapkan puluhan personel SAR beserta berbagai sarana pendukung operasi pencarian dan pertolongan.
Total sebanyak 92 personel disiagakan untuk merespons cepat apabila terjadi kondisi darurat akibat banjir maupun bencana hidrometeorologi lainnya.
Selain personel, Basarnas Pekanbaru juga menyiapkan lima unit perahu karet yang siap digunakan untuk evakuasi warga di wilayah terdampak genangan maupun arus sungai yang meluap.
Peralatan khusus lainnya juga telah disiapkan, mulai dari empat set peralatan selam, satu set peralatan mountaineering, hingga satu set peralatan Urban SAR.
“Seluruh peralatan kami siagakan, termasuk peralatan selam, mountaineering, dan Urban SAR. Semua ini untuk memastikan respon cepat dan keselamatan masyarakat apabila sewaktu-waktu dibutuhkan,” tegas Budi.
Basarnas Pekanbaru juga mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir agar tetap waspada, memantau perkembangan cuaca, serta segera melaporkan ke pihak berwenang apabila terjadi kondisi darurat yang membutuhkan bantuan evakuasi.
Dengan kesiapsiagaan personel dan peralatan tersebut, Basarnas Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk hadir dan bertindak cepat dalam melindungi keselamatan masyarakat Riau dari ancaman bencana banjir.
sumber ; tribunpekanbaru.com
