SMARTPEKANBARU.COM – Kebutuhan akan konektivitas yang stabil dan berkelanjutan menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, khususnya di sektor kesehatan yang menuntut akurasi dan kecepatan akses informasi. Menyadari hal tersebut, Telkom Witel Riau kembali mempertegas komitmennya melalui kunjungan koordinasi ke Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Tanjungpinang. Selasa (10/2).
Kunjungan yang dilakukan oleh Account Manager Government Service Telkom Witel Riau, Syuhardani, menjadi bagian dari langkah strategis untuk memastikan kesinambungan layanan internet sekaligus menyelaraskan kebutuhan institusi untuk periode tahun 2026. Pertemuan berlangsung bersama Ibu Desi dan tim pengelola teknologi informasi kampus dalam suasana diskusi yang konstruktif dan terarah.
Evaluasi terhadap layanan yang telah berjalan menunjukkan bahwa kapasitas dan cakupan konektivitas yang digunakan saat ini masih relevan dengan kebutuhan akademik maupun operasional institusi. Stabilitas jaringan yang terjaga dinilai mampu mendukung proses pembelajaran, pengelolaan sistem administrasi, hingga aktivitas koordinasi internal secara optimal.
Sebagai tindak lanjut atas kesepahaman tersebut, kedua belah pihak menyepakati dokumen berita acara sebagai dasar perpanjangan layanan untuk periode selanjutnya. Proses pengadaan akan dilaksanakan sesuai dengan regulasi yang berlaku, melalui mekanisme yang telah ditetapkan dalam ketentuan institusi.
Perpanjangan kerja sama ini menjadi indikator kepercayaan yang berkelanjutan terhadap kualitas layanan yang diberikan. Telkom tidak hanya menghadirkan konektivitas, tetapi juga memastikan pengalaman layanan yang konsisten, responsif, dan selaras dengan kebutuhan sektor pendidikan kesehatan.
Dengan dukungan infrastruktur digital yang andal, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Tanjungpinang diharapkan dapat terus mengoptimalkan proses pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan. Sinergi ini sekaligus menegaskan peran Telkom sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif dan siap menghadapi dinamika transformasi digital. (ma’ruf/red01)
