SMARTPEKANBARU.COM – Indonesia berencana mengimpor sebanyak 105.000 unit kendaraan dari India.
Rencana tersebut sebelumnya telah diberitakan oleh media India. Pada 4 Februari 2026, India Today melaporkan bahwa Mahindra & Mahindra Ltd., salah satu perusahaan otomotif besar asal India, akan mengekspor 35.000 unit Single-Cab Scorpio Pik Up kepada Agrinas Pangan Nusantara, perusahaan milik negara di Indonesia.
Seluruh unit tersebut dijadwalkan dikirim secara bertahap sepanjang tahun 2026.
Dalam laporan itu disebutkan bahwa kontrak tersebut menjadi ekspor mobil terbesar yang pernah dicatatkan India. Kesepakatan ini juga dinilai sebagai tonggak penting dalam langkah ekspansi global perusahaan.
Nilai transaksi disebut sangat signifikan, bukan hanya dari sisi jumlah kendaraan yang dipesan, tetapi juga karena dampaknya terhadap performa perusahaan, mengingat angka tersebut melampaui total ekspor Mahindra sepanjang tahun fiskal 2025.
Kendaraan-kendaraan itu akan dimanfaatkan dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Indonesia, yang bertujuan memperkuat peran koperasi sekaligus mendukung transformasi ketahanan pangan nasional.
Media tersebut menuliskan bahwa Scorpio Pik Up asal India akan berperan penting dalam distribusi hasil pertanian tahap awal, yakni mengangkut hasil panen dari lahan menuju koperasi serta menunjang kelancaran logistik antar desa.
“Penggunaan Scorpio Pik Up akan membantu menciptakan tulang punggung logistik yang andal bagi koperasi di Indonesia, meningkatkan akses pasar bagi petani sekaligus menjaga biaya operasional tetap rendah,” ujar Nalinikanth Gollagunta, CEO Divisi Otomotif, Mahindra and Mahindra,
Ia juga menyebutkan bahwa besarnya pesanan ini akan memberikan dorongan yang signifikan terhadap bisnis internasional Mahindra.
Untuk memenuhi pesanan tersebut, pikap Scorpio akan diproduksi di fasilitas Mahindra yang berlokasi di Nashik.
Dalih Efisiensi Anggaran APBN
Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, membenarkan bahwa pihaknya mengimpor 105.000 unit kendaraan niaga berstatus Completely Built Up (CBU) dari India.
Rinciannya meliputi 35.000 unit pikap 4×4 dari M&M, 35.000 unit pikap 4×4, serta 35.000 unit truk roda enam dari Tata Motors.
Proses pengiriman saat ini telah berlangsung. Sebanyak 200 unit pikap Mahindra dilaporkan sudah tiba di Indonesia, dengan target total 1.000 unit pada akhir Februari 2026.
Sumber: Tribun News
