SMARTPEKANBARU.COM – Harga emas padu lokal di Pekanbaru mengalami penurunan pada awal Maret 2026. Kondisi ini berbanding terbalik dengan emas batangan Antam yang justru menunjukkan tren kenaikan dalam beberapa hari terakhir.
Sebelumnya, pada akhir Januari 2026, emas padu lokal sempat mencatat lonjakan signifikan hingga menembus angka di atas Rp3 juta per gram. Kenaikan tersebut mendorong minat masyarakat untuk membeli emas sebagai instrumen investasi.
Namun setelah mencapai titik tertinggi, harga mulai terkoreksi secara bertahap. Bahkan pada bulan lalu, harga emas padu lokal sempat turun hingga Rp2.650.000 per gram, menjadi salah satu level terendah setelah lonjakan tajam sebelumnya.
Memasuki awal Maret, tren penurunan kembali berlanjut. Berdasarkan pantauan di Toko Mas Nirwana yang berlokasi di Jalan Tuanku Tambusai, harga emas padu lokal kini berada di kisaran Rp2.550.000 per gram.
Pengelola Toko Mas Nirwana, Ajub, menyampaikan bahwa pergerakan harga emas padu lokal memang cenderung fluktuatif dalam beberapa waktu terakhir.
“Setelah sempat naik tinggi akhir Januari lalu, sekarang malah turun lagi. Memang kondisinya masih fluktuatif,” ujarnya.
Menurutnya, harga emas padu lokal sangat dipengaruhi oleh dinamika pasar serta tingkat permintaan. Meski harga emas global mengalami kenaikan, dampaknya tidak selalu langsung tercermin pada harga emas padu lokal di daerah.
Penurunan harga ini menimbulkan kekecewaan bagi sebagian masyarakat yang membeli saat harga masih tinggi. Salah seorang warga, Rina, mengaku menyesal karena membeli emas saat harga berada di atas Rp3 juta per gram.
“Waktu itu beli pas mahal karena takut makin naik. Sekarang justru turun cukup jauh. Jadi agak kecewa juga,” ujarnya.
Rina menilai, dalam kondisi saat ini, investasi emas batangan Antam terlihat lebih stabil karena pergerakannya mengikuti harga nasional. Meski begitu, ada pula warga yang memilih tetap menyimpan emas padu lokal dengan harapan harga kembali menguat dalam waktu dekat.
Sumber: Tribun Pekanbaru
