SMARTPEKANBARU, PEKANBARU – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad terus melakukan transformasi layanan guna memberikan respons medis yang lebih cepat bagi masyarakat. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah memperpanjang operasional kamar operasi hingga pukul 24.00 WIB. Kebijakan ini diberlakukan sebagai solusi konkret atas tingginya angka antrean pasien bedah yang selama ini terkendala oleh keterbatasan waktu pelayanan yang hanya mengikuti jam kerja reguler.
Direktur RSUD Arifin Achmad, drg. Yusi Prastiningsih, dalam keterangannya pada Kamis (2/4/2026), mengakui bahwa selama ini pemanfaatan fasilitas kamar operasi belum mencapai titik optimal. Dari total 14 kamar operasi yang tersedia, manajemen akan mengalokasikan 4 kamar khusus untuk beroperasi hingga tengah malam. “Selama ini pemanfaatan kamar operasi belum maksimal karena mengikuti jam kerja. Dengan perpanjangan ini, kita berharap waktu tunggu pasien dapat dipangkas secara signifikan,” jelasnya.
Langkah ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap manajemen infrastruktur rumah sakit. Selain fokus pada penambahan jam operasional bedah, RSUD Arifin Achmad tetap menjamin bahwa layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetap siaga penuh selama 24 jam untuk menangani kasus-kasus darurat medis. Integrasi layanan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanganan pasien dari hulu ke hilir.
Tak hanya soal kamar operasi, pihak manajemen juga tengah menggenjot penguatan fasilitas pendukung lainnya. Drg. Yusi menyebutkan bahwa peningkatan layanan Intensive Care Unit (ICU) menjadi prioritas utama saat ini (PR) mengingat kapasitasnya yang masih terbatas. Penambahan kapasitas ini harus berjalan beriringan dengan peningkatan jumlah kamar operasi agar alur perawatan pasien pasca-bedah tetap berjalan lancar dan terintegrasi.
Secara bertahap, RSUD Arifin Achmad juga berencana menambah kapasitas tempat tidur (TT) untuk mengakomodasi kebutuhan pasien yang terus meningkat. Dari kapasitas saat ini yang berjumlah 497 tempat tidur, pihak rumah sakit menargetkan peningkatan hingga 600 tempat tidur di masa mendatang. Upaya ekspansi ini dilakukan untuk memastikan setiap warga Riau mendapatkan hak pelayanan rawat inap yang layak tanpa terkendala keterbatasan daya tampung.
Melalui berbagai inovasi dan pengembangan infrastruktur ini, RSUD Arifin Achmad berkomitmen untuk menjadi pusat rujukan kesehatan yang lebih cepat, merata, dan berkualitas. Dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau dalam penyediaan fasilitas kesehatan yang mumpuni diharapkan mampu menjadikan RSUD kebanggaan masyarakat Riau ini sebagai garda terdepan pelayanan medis yang responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat.
Sumber : Media Center Riau
