SMARTPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Skuat PSPS Pekanbaru kini tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi setelah memastikan posisi mereka aman dari zona degradasi. Kemenangan meyakinkan 3-1 atas Persikad Depok pada Minggu (12/4) lalu tidak hanya memberikan tiga poin, tetapi juga mengukuhkan tren positif anak asuh Aji Santoso yang belum terkalahkan di putaran ketiga Championship Liga 2.
Manajemen PSPS dinilai sukses melakukan perombakan besar-besaran pada komposisi pemain. Perubahan tersebut terlihat nyata dari permainan tim yang semakin solid dan kolektif di lapangan. Saat ini, tim kebanggaan masyarakat Riau tersebut telah naik ke peringkat tujuh klasemen sementara, menggeser Persikad. Fokus utama Askar Bertuah kini adalah mempertahankan konsistensi sembari mengintip peluang menyalip rival mereka, PSMS Medan.
Pada pekan ke-25 yang dijadwalkan berlangsung 19 April 2026 mendatang, PSPS akan menjamu Persekat Tegal di hadapan pendukung sendiri. Di atas kertas, PSPS jauh lebih diunggulkan dibandingkan tim tamu yang saat ini masih berjuang keras untuk lepas dari bayang-bayang babak playoff Liga 3. Namun, Coach Aji Santoso tetap mewaspadai motivasi kejutan yang mungkin dibawa oleh skuat Persekat.
Pertandingan kontra Persekat akan menjadi ujian krusial bagi ambisi PSPS bersaing di papan tengah. Pasalnya, di saat yang hampir bersamaan, PSMS Medan yang memiliki poin sama dengan PSPS akan menghadapi Sriwijaya FC. Hasil di pekan ke-25 ini akan sangat menentukan siapa yang lebih berhak menduduki posisi lebih baik di klasemen Grup A Championship Liga 2.
Meski secara historis kedua tim sempat bersaing ketat di papan bawah, PSPS Pekanbaru perlahan mulai menunjukkan kelasnya dan meninggalkan Persekat di belakang. Motivasi tinggi untuk menang di rumah sendiri menjadi modal utama bagi Askar Bertuah. Dukungan penuh suporter di Stadion Kaharuddin Nasution diharapkan kembali menjadi tenaga tambahan bagi para pemain untuk mengamankan poin penuh.
Jika berhasil menang besar atas Persekat, peluang PSPS untuk mengakhiri musim di posisi yang lebih terhormat terbuka lebar. Skuat Askar Bertuah kini tidak lagi bicara soal bertahan hidup di Liga 2, melainkan membuktikan bahwa perombakan tim telah membawa mereka kembali menjadi kekuatan yang disegani di kancah sepak bola nasional.
Sumber : Tribun Pekanbaru
