SMARTPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau menyatakan kesiapannya dalam menyambut perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau. Ajang religi tahunan ini dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) pada 26 Juni hingga 3 Juli 2026 mendatang, Selasa (21/4/2026).
Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mengungkapkan bahwa pelaksanaan MTQ kali ini akan menampilkan keunikan tersendiri yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Salah satu inovasi yang paling dinantikan adalah rencana penyelenggaraan pawai yang akan digelar di atas air, memanfaatkan kearifan lokal masyarakat Kuansing.
“Istimewanya, akan ada pawai di atas air. Itu adalah keahlian spesifik orang-orang Kuansing yang sudah terbiasa dengan budaya seperti pacu jalur. Inovasi ini menunjukkan kekayaan budaya lokal yang kita miliki,” ujar Syahrial Abdi saat menghadiri Expose Persiapan MTQ di Kantor Gubernur Riau.
Menurut Syahrial, dengan pengalaman panjang penyelenggaraan MTQ di Riau, seluruh pihak terkait diharapkan mampu menjalankan perannya secara optimal dan tanpa keraguan. Ia menekankan bahwa MTQ bukan sekadar ajang seremonial, melainkan sarana memperkuat syiar agama serta hubungan harmonis di tengah masyarakat.
Selain fokus pada aspek teknis dan perlombaan, Pemerintah Provinsi Riau juga mengimbau agar pelaksanaan kegiatan tetap memperhatikan kondisi ekonomi dan geopolitik saat ini. Diskusi dan koordinasi matang terus dilakukan guna meminimalisir potensi konflik serta memastikan tujuan mulia dari MTQ dapat tercapai secara maksimal.
“Harapan kita, semua didiskusikan dengan baik agar tujuan MTQ dicapai dengan lancar dan minimalisir hambatan. Kami ingin MTQ ini semakin baik kualitasnya, dilakukan dengan cara yang baik, dan memberikan manfaat nyata sebagai ruang refleksi bersama bagi seluruh masyarakat Riau,” pungkasnya.
Sumber: Media Center Riau
