MEDIAMELAYU.COM, PEKANBARU – Dua pilar andalan PSPS Pekanbaru resmi terpilih masuk ke dalam daftar sebelas pemain terbaik (line up) pekan ke-26 versi Liga 2 musim 2026. Penampilan konsisten yang ditunjukkan oleh Asir Asiz dan Douglas Cruz dalam laga terakhir membuat keduanya mendapatkan pengakuan sebagai pemain elit di kasta kedua sepak bola Indonesia. Masuknya dua nama ini menjadi bukti nyata bahwa performa kolektif skuad Askar Bertuah terus mengalami peningkatan signifikan di bawah arahan tim pelatih. Kehadiran mereka di tim idaman tersebut diharapkan mampu mendongkrak mentalitas rekan setim lainnya dalam menatap sisa kompetisi.
Berdasarkan data dan formasi 4-3-3 yang dirilis secara resmi oleh operator liga, Asir Asiz dinobatkan sebagai salah satu penyerang terbaik dengan perolehan nilai performa sebesar 8,6. Pemain lincah ini disejajarkan dengan nama-nama besar lainnya seperti Neville Tengeg dari Deltras FC dan Jeam Kelly Sroyer asal Persipura Jayapura di lini depan. Ketajaman Asir dalam membongkar pertahanan lawan menjadikannya sosok yang sangat diperhitungkan oleh setiap musuh yang dihadapi PSPS. Pencapaian ini menegaskan bahwa lini serang tim kebanggaan masyarakat Riau tersebut memiliki daya gedor yang kompetitif.
Tidak hanya di sektor penyerangan, tembok pertahanan PSPS Pekanbaru yang dikomandoi oleh Douglas Cruz juga mendapatkan apresiasi istimewa dengan nilai rapor 8,7. Pemain bertahan asal Brasil tersebut dinilai tampil sangat disiplin dan solid dalam menghalau serangan lawan, sehingga layak menempati satu posisi di kuartet lini belakang tim terbaik pekan ini. Kemampuan Douglas dalam membaca arah bola dan memenangkan duel udara menjadi kunci keberhasilan PSPS dalam menjaga kesucian gawang mereka. Keseimbangan antara pertahanan dan penyerangan inilah yang membawa dampak positif bagi tim secara keseluruhan.
Keberhasilan para pemain menembus jajaran elit ini sebenarnya telah terjadi secara beruntun sejak pekan ke-23, yang menunjukkan stabilitas performa tim yang kian matang. Nama-nama seperti Alfin Tuasalamony, Hari Nur, hingga Antonio Gamaroni tercatat pernah menghiasi daftar bergengsi tersebut pada pekan-pekan sebelumnya. Transformasi luar biasa ini merupakan buah dari tangan dingin pelatih Aji Santoso yang berhasil meramu strategi bertahan dan menyerang dengan sangat seimbang. Secara perlahan namun pasti, posisi PSPS di klasemen grup A Championship terus merangkak naik meninggalkan rival-rivalnya.
Prestasi individu para pemain ini menjadi asupan motivasi tambahan yang sangat berharga menjelang laga pamungkas melawan Bekasi City pada 2 Mei 2026 mendatang. Pertandingan tersebut diprediksi akan berlangsung sangat sengit karena PSPS berambisi besar untuk mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka sepanjang putaran ketiga. Meskipun secara statistik sejarah pertemuan lebih memihak kepada Bekasi City, namun kondisi skuad Askar Bertuah saat ini dinilai jauh lebih solid dan percaya diri. Motivasi untuk menutup musim dengan hasil manis menjadi bahan bakar utama bagi para pemain di lapangan hijau nanti.
Munculnya pemain-pemain PSPS dalam line up pilihan Liga 2 memberikan gambaran bahwa kualitas individu yang merata menjadi kekuatan utama tim musim ini. Manajemen berharap dukungan dari suporter terus mengalir agar para pemain tetap fokus dan memberikan penampilan terbaik mereka di pertandingan terakhir. Kemenangan atau minimal hasil imbang akan menjadi catatan sejarah penting bagi kebangkitan sepak bola Pekanbaru di level nasional. “Pemain yang semakin solid dan mampu menembus line up terbaik Liga 2 akan menambah motivasi pada pertandingan nanti,” ungkap pihak internal klub.
Sumber : Tribun Pekanbaru
