Skip to content
RADIO SMART PEKANBARU

RADIO SMART PEKANBARU

Kanal Bisnis & Inspirasi

  • Streaming
  • Advertorial
  • Business Today
  • Ordinary News
  • Pajak Riau
  • Live Talkshow
  • Bono Speak Up
  • Haloawalbros
  • Toggle search form
  • Menpora RI Puji Kekompakan Gubri Abdul Wahid bersama Bupati dan Wali Kota se-Riau News Update
  • Peringati Hari Guru Nasional, Plt Gubernur Riau Dorong Inovasi dan Kesejahteraan Guru Government
  • Bantah Kebocoran Data Wajib Pajak, DJP Telah Koordinasi dengan Kominfo, BSSN dan Polri Economy
  • Target Pertumbuhan Ekonomi 2026: Optimisme Pemerintah vs Realisme Pasar Business Today
  • Ikhtiar PHR Dukung Aksi Selamatkan Bumi Riau

Antrean Panjang BBM Berlarut, Pancing Kemurkaan Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru

Posted on 4 Mei 20264 Mei 2026 By Putri Anjelina

SMARTPEKANBARU.COM – Selama hampir satu pekan terakhir, antrean panjang terjadi di berbagai SPBU di Kota Pekanbaru tanpa menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Situasi ini terus berlangsung meskipun desakan dari berbagai kalangan agar pihak Pertamina segera mengambil langkah konkret untuk mengatasinya semakin kuat dan meluas di tengah masyarakat.

Warga terpaksa mengantre selama berjam-jam demi mendapatkan BBM jenis Pertalite yang menjadi kebutuhan utama. Di sisi lain, ketersediaan Pertamax juga sering kosong di sejumlah SPBU. Kondisi ini memicu reaksi keras dari kalangan legislatif.

Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru, Robin Eduar SE SH MH, mengungkapkan kemarahannya karena persoalan ini terkesan dibiarkan berlarut-larut tanpa penanganan yang jelas. “Kita minta Pertamina jujur, apa sebenarnya terjadi. Apa kendala distribusi BBM di lapangan,” tegas Robin kepada Tribunpekanbaru.com, Minggu (3/5/2026).

Berdasarkan hasil pantauan langsung Tribunpekanbaru.com di sejumlah lokasi, seperti SPBU di Jalan Srikandi, Jalan HR Soebrantas (dekat Babussalam), Jalan Soekarno Hatta, Jalan Arifin Ahmad, hingga Jalan SM Amin, antrean panjang masih terlihat terutama di jalur pengisian Pertalite.

Antrean tersebut melibatkan kendaraan roda dua maupun roda empat, dengan waktu tunggu yang cukup lama dan melelahkan bagi masyarakat. Robin menilai pernyataan Pertamina yang menyebutkan bahwa pasokan BBM dalam kondisi aman tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Ia menegaskan bahwa realitas yang dihadapi masyarakat justru menunjukkan kesulitan dalam memperoleh BBM, yang seharusnya menjadi kebutuhan dasar. “Pertamina jangan selalu bilang aman, sementara kondisi di lapangan sulit. Di SPBU antreannya sampai berjam-jam,” paparnya.

Politisi senior dari PDI-P tersebut juga mengaku turut merasakan langsung kesulitan yang dialami masyarakat. Ia sempat berkeliling mencari BBM di beberapa titik, namun tidak berhasil mendapatkannya dengan mudah. Di kawasan Jalan Riau, misalnya, stok BBM dilaporkan habis sehingga tidak dapat melayani pembeli.

Sebagai upaya terakhir, ia mencari BBM hingga ke SPBU di Jalan Kulim. Namun, kondisi di lokasi tersebut tidak jauh berbeda karena dipenuhi antrean panjang yang membuat masyarakat harus menunggu berjam-jam. Situasi ini semakin menegaskan bahwa persoalan distribusi BBM memang sedang berada dalam kondisi tidak normal.

“Kita ini daerah penghasil minyak, tapi kok justru mengalami kelangkaan. Ini yang membuat masyarakat bertanya-tanya. Jangan lah tambah penderitaan masyarakat,” pintanya.

Selain Pertalite, Robin juga menyoroti kelangkaan Pertamax yang dinilainya tidak masuk akal. Padahal, harga BBM jenis ini sudah mengalami kenaikan, namun tetap saja sulit ditemukan di sejumlah SPBU, sehingga menambah beban masyarakat yang membutuhkan alternatif bahan bakar.

“Partamax ini juga aneh, harganya sudah naik, tapi tetap saja langka dan sering habis,” akunya. Menurut Robin, kondisi kelangkaan BBM ini berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas, terutama terhadap stabilitas perekonomian masyarakat.

Ketergantungan tinggi terhadap BBM, baik Pertalite maupun Pertamax, menjadikan distribusi energi sebagai faktor krusial dalam menjaga kelancaran aktivitas ekonomi sehari-hari. “Kalau ini dibiarkan berlarut-larut, bisa berdampak pada kenaikan harga barang, karena distribusi terganggu,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan adanya laporan dari masyarakat terkait sulitnya mendapatkan BBM eceran. Kalaupun tersedia, harga jualnya mengalami kenaikan karena para pengecer kesulitan memperoleh pasokan dari SPBU, sehingga berdampak langsung pada biaya yang harus ditanggung masyarakat.

Menanggapi kondisi tersebut, DPRD Pekanbaru mendesak pemerintah untuk memperketat pengawasan terhadap distribusi BBM di lapangan. Langkah ini dinilai penting guna memastikan tidak terjadi penyimpangan yang dapat memperparah situasi yang sudah meresahkan.

DPRD sebagai representasi masyarakat menegaskan komitmennya untuk ikut mengawal persoalan ini secara serius. Mereka ingin memastikan distribusi BBM berjalan sesuai aturan dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan pribadi. “Kalau memang ada permainan, maka oknum yang terlibat harus siap berurusan dengan aparat penegak hukum,” tegasnya.

Dalam waktu satu hingga dua hari ke depan, DPRD berharap agar distribusi BBM di Kota Pekanbaru, bahkan di seluruh wilayah Provinsi Riau, dapat kembali normal. Harapan ini disampaikan agar aktivitas masyarakat tidak terus terganggu dan roda perekonomian dapat berjalan dengan lancar seperti semula.

Sumber: TribunPekanbaru.com

Economy, Government, Highlights, News Update, Ordinary News, Pekanbaru, Riau Tags:Antrean Panjang, Distribusi BBM, DPRD Pekanbaru, Ekonomi Daerah, Kelangkaan BBM, Kemurkaan DPRD Pekanbaru, Krisis Energi, Pertalite Langka, Pertamax Kosong, Pertamina

Navigasi pos

Previous Post: DPRD Pekanbaru Dukung Langkah Pemko Menelusuri Dugaan Praktik Curang Distribusi MinyaKita

Related Posts

  • Aryaduta Pekanbaru Hadirkan “Rasa Cinta”, Pamerkan Konsep Pernikahan dan Kuliner UMKM EVENT
  • Karya Riau Bertuah 2025 Resmi Dibuka, Dorong UMKM Tangguh dan Ekonomi Inklusif Ordinary News
  • Belum Ada Kepastian Seragam, DPRD Pekanbaru Larang Jual Beli dengan Modus Apa Pun News Update
  • Warga Kurang Mampu Terima Bantuan Sembako dan Uang Tunai dari PTUN Pekanbaru Economy
  • Buka Try Out TANJAK 2026, SF Hariyanto Ajak Siswa Riau Siap Hadapi Era Kecerdasan Buatan Government
  • Efek Samping Cryo Slimming Pro untuk Kecilkan Lingkar Perut, Ini Kata Dokter Lifestyle

LIVE ON AIR

Breaking News
  • Antrean Panjang BBM Berlarut, Pancing Kemurkaan Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru
  • DPRD Pekanbaru Dukung Langkah Pemko Menelusuri Dugaan Praktik Curang Distribusi MinyaKita
  • Kelangkaan BBM Picu Antrean Panjang di Sejumlah Daerah di Riau

KONTAK KAMI :

RADIO SMART PEKANBARU

Jalan Imam Munandar (Harapan Raya) No. 383, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukitraya, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 28282

 

Email: officialsmartpku@gmail.com
Marketing : 0857 1111 8188
Program : 0811 757 1018

  • Kronologi Pembalap Awhin Sanjaya Meninggal usai Kecelakaan di Final SCP, Diduga seperti Simoncelli Olahraga
  • Karhutla Hanguskan Hampir 200 Hektar Lahan di Kepulauan Meranti News Update
  • Menteri Haji Minta Kejagung Dampingi Proses Peralihan Aset dari Kemenag Nasional
  • LAMR Dukung Penuh AKMR Lewat Surat Resmi ke LLDIKTI XVII Ordinary News
  • Pemda Diminta Kelola Dana Keungan Daerah Secara Efektif dan Efisien Economy
  • BKPSDM Pelalawan Usulkan NI PPPK Paruh Waktu ke BKN, Honorer Berstatus BTS Segera Perbaiki Dokumen Ordinary News
  • Prioritaskan Infrastruktur Pendidikan, Pemprov Riau Segera Perbaiki Jalan Rusak Menuju SMAN 8 Dumai Government
  • Waspada! Ini Tanda-tanda Ponsel Anda Disadap Technology

Copyright ©052024 by @brodan

Powered by PressBook News WordPress theme