SMARTPEKANBARU.COM, Siak – Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di bawah naungan Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Kabupaten Siak, Provinsi Riau, akhirnya kembali beroperasi secara normal. Rasa lega tidak dapat disembunyikan dari wajah Harvianto selaku pengelola program, setelah sebelumnya sempat melayangkan pengumuman resmi mengenai penutupan operasional dapur umum untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.
Harvianto mengonfirmasi bahwa seluruh aktivitas produksi makanan sehat dan proses distribusinya pada hari pertama pasca-penutupan berjalan dengan sangat lancar. Pihaknya juga menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga kualitas makanan yang disajikan tanpa ada pengurangan sedikit pun dari standar yang berlaku.
Kendala Anggaran Operasional
Sebelum kembali dibuka, SPPG yang berada di bawah tata kelola Yayasan Gizi Untuk Rakyat (YGUR) ini sempat menghentikan seluruh aktivitas produksinya selama beberapa hari. Masalah utama yang memicu penutupan sementara ini adalah tersendatnya kucuran dana operasional dari pemerintah pusat. Harvianto menjelaskan bahwa keputusan untuk menghentikan operasional sebelumnya bukan disebabkan oleh minimnya komitmen yayasan dalam mengawal program mulia ini. Kendala tersebut murni terjadi akibat keterbatasan anggaran secara mandiri, sehingga pihak dapur MBG tidak lagi mampu menanggung beban biaya produksi harian serta ongkos distribusi ke wilayah sasaran.
Selama pekan kemarin, gedung SPPG yang berlokasi di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Siak, terlihat sepi, sunyi, dan tertutup rapat. Namun, setelah kepastian mengenai pencairan dana dari pusat diterima, suasana langsung berubah drastis. Para petugas dan pekerja kembali menunjukkan semangat yang tinggi dalam menyiapkan makanan bergizi sesuai dengan standar baku pemerintah sejak subuh. Berkat komitmen ini, ribuan masyarakat penerima manfaat dapat kembali menikmati sajian makanan yang sehat secara rutin.
Empat Titik SPPG Mulai Aktif
Kabar baik mengenai kelanjutan program ini turut dikonfirmasi oleh Lisa Wahari selaku Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Siak. Lisa membenarkan bahwa kendala pendanaan yang sempat menghambat jalannya program tersebut kini telah teratasi sepenuhnya. Anggaran operasional dari pemerintah pusat dilaporkan sudah masuk ke rekening masing-masing pengelola.
Berdasarkan data dari Badan Gizi Nasional Kabupaten Siak, terdapat empat titik SPPG yang sebelumnya sempat terdampak keterlambatan pencairan dana dan kini seluruhnya dipastikan telah beroperasi kembali secara serentak. Keempat wilayah tersebut meliputi:
- SPPG Kampung Rempak, Kecamatan Siak
- SPPG Kampung Dalam, Kecamatan Siak
- SPPG Sungai Tengah, Kecamatan Sabak Auh
- SPPG Perawang Barat, Kecamatan Tualang
Dengan kembali normalnya aliran dana tersebut, diharapkan program strategis nasional untuk pemenuhan gizi masyarakat di wilayah Kabupaten Siak ini tidak lagi mengalami kendala serupa di masa mendatang.
Sumber: Tribun Pekanbaru
