SMARTPEKANBARU.com – Pemerintah Provinsi Riau terus mendorong pengembangan usaha masyarakat melalui kemudahan perizinan, sertifikasi produk, hingga perluasan peluang kemitraan dan pemasaran. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha sekaligus membuka lapangan pekerjaan.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan hal tersebut saat memberikan sambutan sekaligus membuka Financial Expo (FinExpo) 2026 dalam rangka puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) di Pekanbaru XChange Mall, Minggu (25/10/2026).
“Pemerintah selalu membantu mempermudah perizinan berusaha, sertifikasi produk hingga membuka peluang kemitraan dan pemasaran yang lebih luas, sehingga mampu membuka lapangan pekerjaan,” ujar SF Hariyanto.
Menurutnya, dukungan terhadap pelaku usaha menjadi salah satu upaya untuk memperkuat perekonomian daerah. Kemudahan dalam menjalankan usaha serta terbukanya akses pasar diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja.

Sementara itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau, Moh Fredly Nasution, mengatakan peningkatan inklusi keuangan merupakan agenda yang dijalankan secara berkelanjutan, bukan hanya saat puncak peringatan BIK pada Oktober.
“Bulan Oktober menjadi momentum untuk memperluas sosialisasi dan memberikan informasi kepada masyarakat. Namun, upaya mendorong akses masyarakat terhadap industri jasa keuangan tetap berjalan sepanjang tahun, mulai Januari hingga Desember,” ujar Fredly.
Ia menjelaskan, perluasan akses terhadap layanan jasa keuangan perlu dilakukan secara konsisten agar semakin banyak masyarakat dapat mengenal dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan sesuai kebutuhan.
Melalui FinExpo, masyarakat diharapkan memperoleh informasi yang lebih luas mengenai produk dan layanan industri jasa keuangan. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mendekatkan lembaga jasa keuangan kepada masyarakat, termasuk pelaku usaha yang membutuhkan dukungan pembiayaan untuk mengembangkan bisnisnya.
Sinergi antara pemerintah daerah, OJK, industri jasa keuangan, dan pelaku usaha diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi daerah. Dengan akses keuangan yang semakin luas serta dukungan terhadap pengembangan usaha, pertumbuhan ekonomi Riau diharapkan semakin inklusif dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
