SMARTPEKANBARU.COM – Harga karet di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, pada pekan ini mengalami kenaikan dan mencapai Rp 15.585 per kilogram di tingkat lelang. Dalam tiga pekan terakhir, harga komoditas tersebut secara konsisten bertahan di atas Rp 15.000 per kilogram.
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kuansing, Andriyama Putra, Kamis (26/2/2026), menyampaikan bahwa tren kenaikan harga karet ini menjadi kabar positif bagi para petani, meskipun volume produksi harian justru mengalami penurunan.
“Produksi harian pekan ini hanya 11 ton, pekan lalu mencapai 15 ton,” ujar Andriyama.
Sebelumnya, harga karet pada pekan lalu tercatat Rp 15.311 per kilogram, sedangkan dua pekan sebelumnya berada di angka Rp 15.175 per kilogram.
“Sudah tiga pekan ini harga karet di Kuansing di atas Rp 15 ribuan per kilogramnya.”
Di sisi lain, harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit swadaya di wilayah Kuansing mengalami koreksi turun untuk periode 25 Februari hingga 3 Maret 2026. TBS sawit swadaya dengan usia tanaman 3 tahun kini dihargai Rp 2.711,30 per kilogram, turun dari sebelumnya Rp 2.821,43 per kilogram.
Sementara itu, TBS sawit swadaya usia 4 tahun ditetapkan sebesar Rp 3.021,67 per kilogram, lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai Rp 3.145,92 per kilogram.
“Penurunan TBS sawit swadaya juga terjadi di segala usia,” ujarnya.
Sumber: Tribun Pekanbaru
