SMARTPEKANBARU.COM – Komitmen dalam menghadirkan layanan konektivitas yang relevan dan adaptif kembali ditunjukkan Telkom melalui kunjungan resmi ke Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau di Batam. Kunjungan tersebut dilakukan oleh Head of Telkom Daerah Batam, Fransisca Maria Elda, sebagai bagian dari penguatan hubungan kelembagaan sekaligus pemetaan kebutuhan jaringan di lingkungan instansi, Selasa (10/2).
Pertemuan berlangsung dalam suasana dialog terbuka dan konstruktif. Fokus pembahasan diarahkan pada evaluasi kebutuhan akses internet yang semakin meningkat seiring dengan intensitas aktivitas operasional dan layanan publik yang dijalankan. Infrastruktur jaringan di lokasi tersebut saat ini telah mendukung berbagai titik akses yang digunakan oleh banyak pengguna dengan kebutuhan pertukaran data yang tinggi.
Dalam diskusi, pihak instansi menyampaikan pentingnya kualitas jaringan yang stabil dan responsif, terutama pada jam operasional padat. Keandalan konektivitas menjadi faktor krusial untuk memastikan sistem pengawasan, pengelolaan data, serta layanan administrasi berjalan tanpa hambatan.
Menanggapi kebutuhan tersebut, Telkom menawarkan solusi layanan internet yang dirancang untuk menjangkau area-area strategis, termasuk ruang server, sistem pemantauan keamanan, pos penjagaan, ruang pertemuan, dan area layanan utama. Pendekatan ini dilakukan dengan mempertimbangkan efisiensi anggaran sekaligus optimalisasi performa jaringan.
Sebagai bentuk keseriusan dalam memberikan pengalaman layanan secara langsung, Telkom menghadirkan uji coba layanan internet berkecepatan tinggi di lingkungan kantor tersebut. Langkah ini memungkinkan pihak instansi untuk mengevaluasi kualitas koneksi secara nyata sebelum menentukan keputusan kerja sama jangka panjang.
Melalui pendekatan konsultatif dan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pelanggan, Telkom menegaskan perannya sebagai mitra strategis institusi pemerintah dalam membangun infrastruktur digital yang andal, aman, dan berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat fondasi layanan publik berbasis teknologi di Provinsi Kepulauan Riau. (Ma’ruf/red01)
