SMARTPEKANBARU.COM – Harga tiket pesawat menuju Pekanbaru dari berbagai kota besar terpantau mengalami kenaikan menjelang arus mudik Idul Fitri 2026. Lonjakan tarif terjadi pada tanggal-tanggal tertentu yang diperkirakan menjadi puncak kedatangan masyarakat ke Provinsi Riau.
Pada Minggu, 15 Maret 2026 atau beberapa hari sebelum Lebaran, penerbangan dari Batam ke Pekanbaru dilaporkan mulai penuh. Berdasarkan pantauan di sejumlah aplikasi pemesanan tiket, bahkan sempat hanya tersedia dua jadwal penerbangan dengan harga berkisar Rp1,9 juta hingga Rp2,9 juta.
Padahal, pada hari normal tarif rute tersebut umumnya berada di kisaran Rp600 ribu sampai Rp700 ribu.
Dari penelusuran Tribun pada Selasa, 24 Februari 2026 sore, melalui beberapa platform pemesanan seperti Traveloka, Tiket.com, Trip.com, Agoda, dan Skyscanner, harga tiket untuk periode 15 hingga 19 Maret 2026 menunjukkan tren kenaikan. Kenaikan ini terjadi di hampir seluruh rute penerbangan menuju Pekanbaru.
Salah satu rute yang mengalami kenaikan cukup besar adalah penerbangan dari Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta ke Pekanbaru. Pada periode tersebut, tarif tiket tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan hari biasa.
Untuk keberangkatan pada 18 Maret 2026 yang diprediksi sebagai salah satu puncak arus mudik, harga tiket dari Jakarta ke Pekanbaru berada di kisaran Rp2,8 juta untuk tarif termurah hingga mencapai Rp6,4 juta, tergantung jadwal keberangkatan dan maskapai.
Sementara itu, pada hari biasa di luar musim mudik, harga tiket rute Jakarta–Pekanbaru rata-rata hanya sekitar Rp1 jutaan. Kenaikan hingga lebih dari dua kali lipat ini menunjukkan tingginya permintaan menjelang Lebaran.
Namun, pada 20 Maret 2026, harga tiket di sejumlah aplikasi mulai kembali stabil. Untuk rute Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta menuju Pekanbaru, tarif rata-rata kembali berada di kisaran Rp1.100.000 hingga Rp1.200.000.
Lonjakan harga juga terjadi pada rute Batam–Pekanbaru, terutama pada jadwal favorit menjelang puncak mudik. Jika pada hari biasa tarif berkisar Rp600.000 hingga Rp700.000, maka pada periode 15 sampai 19 Maret 2026 harga termurah naik menjadi sekitar Rp1,8 juta dan bahkan mencapai Rp3,4 juta pada waktu tertentu.
Masyarakat umumnya memilih memesan tiket lebih awal untuk menghindari kenaikan harga yang lebih tinggi. Hal ini karena tarif penerbangan dapat berubah sewaktu-waktu dan biasanya terus meningkat mendekati Hari Raya Idul Fitri apabila pemesanan dilakukan mendekati tanggal keberangkatan.
Sumber: Tribun Pekanbaru
