SMARTPEKANBARU.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau mulai mengambil langkah preventif guna menjamin keamanan perjalanan masyarakat pada arus mudik Lebaran 2026. Salah satu fokus utamanya adalah memperketat ramp check atau inspeksi kelaikan jalan bagi seluruh armada angkutan umum, terutama travel penumpang dan bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).
Langkah ini diambil sesuai dengan instruksi Kementerian Perhubungan dan pengaturan lalu lintas yang mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri. Pemeriksaan teknis dilakukan secara menyeluruh di terminal-terminal untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum mengangkut penumpang mudik.
Kepala Dishub Riau, Andi Yanto, menegaskan bahwa pengawasan ekstra ini merupakan kewajiban pemerintah daerah untuk menekan risiko kecelakaan di jalan raya. Fokus pemeriksaan meliputi komponen vital kendaraan mulai dari sistem pengereman, kelayakan ban, lampu, hingga masa berlaku uji KIR yang wajib diperbarui setiap enam bulan sekali.
“Sesuai kewenangan kita, pengecekan difokuskan pada armada antar kota dalam provinsi dan angkutan travel. Ini wajib dilakukan untuk memastikan kendaraan benar-benar layak jalan,” ujar Andi Yanto, Selasa (3/3/2026).
Andi menambahkan bahwa meskipun pemeriksaan rutin selalu dilakukan, momentum Lebaran menuntut pengawasan yang jauh lebih ketat karena beban kerja kendaraan yang meningkat. “Di luar musim mudik pun pemeriksaan ini sebenarnya wajib. Namun untuk momen Lebaran, pengawasan kita perketat lagi demi keselamatan pemudik,” tegasnya.
Selain faktor kelaikan armada, Dishub Riau juga menaruh perhatian serius pada faktor manusia. Para pengusaha otobus dan pemilik travel diingatkan untuk tidak memaksakan jam kerja sopir demi mengejar setoran, mengingat faktor kelelahan sering menjadi pemicu kecelakaan fatal di jalur lintas.
“Kami mengimbau pengusaha bus agar memastikan sopir dalam kondisi sehat dan tidak kelelahan. Jam kerja harus diatur dengan baik agar tidak melebihi batas maksimal,” kata Andi Yanto. Ia meminta seluruh pengemudi untuk tetap fokus, menjaga kecepatan, dan tidak melakukan manuver berbahaya saat membawa penumpang.
Dishub Riau akan bersinergi dengan pihak kepolisian untuk melakukan pengawasan terpadu di jalur-jalur rawan seperti Jalan Lintas Timur. “Kami berharap seluruh pihak, baik operator transportasi maupun masyarakat, bersama-sama menjaga keselamatan selama musim mudik. Lebaran adalah momen kebahagiaan, jangan sampai berubah menjadi duka karena kelalaian di jalan,” pungkasnya.
Sumber: pekanbaru.tribunnews.com
