SMARTPEKANBARU.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memacu perbaikan infrastruktur jalan di berbagai desa. Langkah pengerasan jalan ini digesa sebagai upaya menyambut arus mudik Lebaran 2026 agar mobilitas masyarakat tetap lancar dan aman.
Plt Kadis PUPR Rohul, Zulfikri, mengungkapkan bahwa pembenahan akses transportasi ini sebenarnya sudah menjadi agenda rutin yang dimulai sejak awal tahun. Fokus utama saat ini adalah memastikan jalan-jalan penghubung antar-desa yang mengalami kerusakan segera mendapatkan penanganan teknis.
“Perbaikan jalan sudah kita lakukan sejak awal tahun. Sejumlah jalan desa sudah kita perbaiki,” kata Zulfikri, Selasa (3/3/2026).
Senada dengan itu, Kepala Bidang Bina Marga PUPR Rohul, Resqi Rades, menjelaskan bahwa perbaikan ini memiliki dampak ganda. Selain untuk kepentingan silaturahmi saat hari raya, infrastruktur yang mantap juga menjadi kunci utama dalam memperlancar distribusi hasil perkebunan dan pertanian masyarakat menuju pasar.
“Selain itu, tujuan kita segera memperbaiki jalan di desa-desa ini juga untuk memperlancar masyarakat saat lebaran nanti. Sehingga bisa bersilahturahmi dengan sanak keluarga dengan lancar,” ujar Rades menekankan pentingnya aksesibilitas bagi warga.
Hingga saat ini, sejumlah titik sudah berhasil diperbaiki, di antaranya jalan di Desa Alahan, Desa Tanjung Medan, dan Desa Sikebau Jaya di Kecamatan Rokan IV Koto. Selain itu, pengerjaan juga menyasar Desa Menaming di Kecamatan Rambah, serta ruas jalan Sempurna Alam–Tanjung Betung di Kecamatan Kepenuhan.
Mengingat kondisi efisiensi keuangan daerah, Dinas PUPR memaksimalkan sistem swakelola melalui seluruh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Strategi ini diambil agar ratusan kilometer jalan yang telah ditargetkan pada tahun 2026 dapat tuntas dengan skala prioritas berdasarkan tingkat kerusakan dan urgensi layanan publik.
“Ada beberapa yang sudah kita kerjakan dan sedang berlangsung,” tambah Rades. Ia menegaskan bahwa tim di lapangan terus bekerja maksimal meskipun dalam kondisi anggaran yang terbatas. “Kita berupa semaksimal mungkin memperbaiki jalan secara swa kelola ditengah-tengah efisiensi,” pungkasnya.
Sumber: pekanbaru.tribunnews.com
