SMARTPEKANBARU.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau secara resmi membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk SMA dan SMK Negeri dengan sistem asrama (boarding school) tahun ajaran 2026/2027. Program ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam mencetak generasi unggul yang cerdas secara akademik dan kuat secara karakter.
Proses pendaftaran telah dimulai sejak 2 Maret hingga 25 Maret 2026 mendatang melalui sistem daring di laman resmi Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Terdapat lima sekolah unggulan yang dibuka, yakni SMAN Plus Provinsi Riau, SMA SKO Riau, SMAN Pintar Provinsi Riau, SMKN Pertanian Provinsi Riau, dan SMKN Perikanan Provinsi Riau.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, mengajak seluruh putra-putri terbaik daerah untuk memanfaatkan kesempatan ini. Ia menjamin bahwa seluruh proses penjaringan akan dilakukan dengan pengawasan ketat agar berjalan transparan.
“SPMB boarding sudah dibuka. Kami mengajak siswa yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan peluang ini. Seleksi dilakukan secara terbuka dan murni berdasarkan kemampuan,” ujar Erisman, Selasa (2/3/2026).
Sistem pendidikan asrama ini sengaja didesain untuk memberikan pembinaan menyeluruh selama 24 jam bagi para siswa. Selain fokus pada prestasi akademik, lingkungan asrama juga difungsikan untuk membentuk kemandirian, kedisiplinan, serta jiwa kepemimpinan yang matang bagi para calon pemimpin masa depan.
“Anak-anak akan dibina secara menyeluruh. Targetnya mencetak generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga bermental tangguh dan siap menghadapi tantangan masa depan,” jelas Erisman menambahkan.
Para calon siswa akan melewati serangkaian tahapan seleksi yang cukup ketat, mulai dari verifikasi nilai rapor, tes akademik berbasis komputer (CBT), tes fisik dan kesehatan, hingga psikotes dan wawancara. Penentuan kelulusan akan didasarkan sepenuhnya pada peringkat nilai akhir tertinggi sesuai dengan kuota yang tersedia di masing-masing sekolah.
Guna menjaga integritas seleksi, Dinas Pendidikan menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk praktik non-prosedural. “Tidak ada intervensi dalam seleksi. Semua murni berdasarkan hasil tes dan kemampuan siswa,” tegas Erisman. Melalui sistem ini, diharapkan lahir generasi emas Riau yang siap bersaing di kancah nasional maupun internasional.
Sumber: pekanbaru.tribunnews.com
