SMARTPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Stadion Kaharuddin Nasution menjadi saksi keperkasaan PSPS Pekanbaru saat menjamu Persekat Tegal dalam lanjutan pekan ke-25 Championship Liga 2 musim 2025/2026, Minggu (19/4) malam. Tim berjuluk Askar Bertuah sukses mengamankan tiga poin krusial setelah menyudahi perlawanan tim tamu dengan skor meyakinkan 4-2. Kemenangan ini sekaligus memastikan posisi PSPS tetap bertahan di kompetisi Liga 2 untuk musim depan.
Sejak peluit awal dibunyikan, anak asuh Aji Santoso langsung mengambil inisiatif serangan. Dominasi tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-19 melalui gol Asir Aziz yang memanfaatkan umpan matang Viery Donny. Meski Persekat sempat menyamakan kedudukan lewat Sylvain Justin pada menit ke-28, PSPS merespons cepat tiga menit kemudian melalui sepakan keras Antonio Augusto Gamaroni yang mengubah skor menjadi 2-1 hingga jeda babak pertama.
Memasuki babak kedua, Antonio Augusto Gamaroni benar-benar menjadi bintang lapangan. Penyerang tajam ini berhasil mencatatkan hattrick setelah menambah dua gol beruntun pada menit ke-52 dan ke-56. Gol-gol tersebut tercipta melalui skema permainan yang rapi, mulai dari umpan cut back Douglas Cruz hingga sundulan akurat meneruskan crossing Rafly Selang. Skor 4-1 sempat membuat suasana stadion bergemuruh sebelum akhirnya tim tamu memperkecil keadaan menjadi 4-2.
Persekat Tegal yang mencoba mengejar ketertinggalan melalui gol kedua Sylvain Justin pada menit ke-58 tetap tidak mampu meruntuhkan pertahanan solid Askar Bertuah. Meski wasit memberikan tambahan waktu tujuh menit di akhir laga, skor tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah. Kemenangan ini membawa PSPS kini mengoleksi 34 poin dan bertengger di peringkat ketujuh klasemen sementara, sebuah posisi aman dari zona degradasi.
Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, mengaku sangat puas dengan performa timnya dalam laga hidup-mati ini. Ia menegaskan bahwa kemenangan ini membuang beban berat yang menghantui tim di dua laga sisa. Keberhasilan mencetak gol melalui skema permainan yang direncanakan di latihan menjadi indikator bahwa visi bermain tim telah berjalan dengan baik di bawah tekanan kompetisi yang ketat.
Dengan kepastian bertahan di Liga 2, manajemen PSPS kini mulai bisa bernapas lega dan merencanakan strategi jangka panjang untuk musim depan. Dukungan penuh ribuan suporter di Rumbai menjadi modal berharga bagi Askar Bertuah untuk menutup musim dengan tren positif. Kemenangan atas Persekat Tegal ini bukan sekadar tiga poin, melainkan pembuktian bahwa marwah sepak bola Pekanbaru masih tetap tegak berdiri di kancah nasional.
Sumber : Media Center Riau
