SMARTPEKANBARU.COM , PEKANBARU – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad terus berinovasi dalam memperkuat infrastruktur layanan medis spesialis, khususnya bagi pasien penderita gagal ginjal. Menanggapi tren peningkatan jumlah pasien yang membutuhkan terapi rutin, pihak manajemen rumah sakit mengonfirmasi rencana ekspansi besar-besaran pada instalasi hemodialisa (cuci darah) guna menjamin kualitas layanan yang berkelanjutan bagi masyarakat Riau.
Direktur RSUD Arifin Achmad, drg. Yusi Prastiningsih, mengungkapkan bahwa saat ini kapasitas layanan yang tersedia masih terbatas pada 20 kursi mesin hemodialisa. Untuk mengakomodasi lonjakan kebutuhan pasien, pihak rumah sakit akan menambah sebanyak 30 unit mesin baru sehingga total kapasitas menjadi 50 kursi mesin hemodialisa. “Tren pasien yang membutuhkan cuci darah menunjukkan peningkatan signifikan. Penambahan ini adalah prioritas kami agar seluruh pasien mendapatkan penanganan yang layak,” ujarnya pada Jumat (3/4/2026).
Pihak manajemen memastikan bahwa penambahan ini tidak akan terkendala masalah ruang, karena fasilitas gedung untuk instalasi hemodialisa telah disiapkan dan siap menerima penempatan unit mesin baru. Dengan peningkatan kapasitas lebih dari dua kali lipat ini, RSUD Arifin Achmad optimis dapat memangkas antrean pasien dan memperpendek waktu tunggu terapi, yang selama ini menjadi tantangan tersendiri bagi pasien penyakit ginjal kronis.
Langkah strategis ini juga menjadi bagian dari rangkaian kado istimewa dalam rangka menyambut ulang tahun ke-50 RSUD Arifin Achmad. Di usia emasnya, rumah sakit rujukan utama di Provinsi Riau ini berkomitmen untuk terus meningkatkan standar layanan kesehatan spesialistik dan subspesialistik. Penguatan layanan hemodialisa diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi pasien yang membutuhkan terapi jangka panjang tanpa harus khawatir akan keterbatasan fasilitas.
“Penambahan kapasitas ini merupakan bentuk tanggung jawab kami dalam merespons dinamika kebutuhan kesehatan masyarakat di Riau. Kami ingin memastikan setiap pasien mendapatkan akses medis yang cepat, tepat, dan berkualitas tinggi,” terang drg. Yusi. Selain mesin, RSUD juga terus memastikan kesiapan tenaga medis ahli yang kompeten untuk mengoperasikan fasilitas tersebut sesuai standar prosedur operasional yang ketat.
Inisiatif ini disambut baik oleh berbagai kalangan, mengingat peran RSUD Arifin Achmad sebagai tumpuan utama layanan kesehatan publik di Bumi Lancang Kuning. Dengan target operasional 50 kursi mesin hemodialisa dalam waktu dekat, RSUD Arifin Achmad semakin memperkokoh posisinya sebagai pusat layanan kesehatan yang responsif dan berorientasi pada keselamatan serta kenyamanan pasien.
Sumber : Media Center Riau
